Begal Marak di Kota Medan, AJWI Sumut Angkat Bicara
Frans Zul Sianturi - Senin, 26 Juni 2023 12:51 WIB
istimewa
Ketua Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumatra Utara, Robert MT Sianipar dan Wakil Direktur LBH AJWI Sumatra Utara, Arlius Zebua, S.H, M.H. berharap aparat kepolisian harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat
analisamedan.com -Maraknya begal di Kota Medan akhir akhir ini mendapat tanggapan dari Wakil Direktur LBH AJWI Sumatra Utara, Arlius Zebua, S.H, M.H.
Menurutnya, tingginya aksi tindak pidana di Kota Medan, salah satunya aksi begal oleh Genk Motor disebabkan oleh pengaruh kurang tanggapnya pihak aparat kepolisian atas banyaknya laporan masyarakat yang resah.
"Maraknya pembegalan di kota Medan itu ada pengaruhnya dari tindakan kepolisian yang kurang tanggap atas pengaduan masyarakat, dimana setiap laporan masyarakat yang mengalami kejahatan harus di awali dengan penyelidikan, penyidikan dan gelar perkara, sekalipun korban telah berdarah-darah dan saksi-saksi sudah memberikan keterangan dan polisi masih membiarkan pelaku berkeliaran, sehingga para pelaku begal terus melakukan aksinya," terangnya di Kantor AJWI Medan, Jalan Pendidikan Medan, Senin (26/6/2023).
Seharusnya pihak kepolisian kalau sudah ada bukti permulaan dan mengetahui siapa pelakunya langsung diamankan terlebih dahulu, sehingga anak-anak remaja ketakutan dan tidak berani melakukan tindakan-tindakan sadis seperti yang marak terjadi sekarang ini. Masih menurut Arlius, lambatnya respon polisi ini menimbulkan pemikiran baru bagi para anak anak Genk Motor ini dengan menilai bahwa hukum tidak berjalan kepada para pelaku kejahatan sehingga mendorong para anak anak Genk Motor melakukan tindakan brutal di jalanan.
Beberapa titik titik pembegalan yang sudah terjadi oleh Genk Motor dan terjadi di Kota Medan, membuat masyarakat menjadi korban ada di kawasan Pancing, Lau Dendang, Tembung, Ringroad, Helvetia dan beberapa daerah lainnya.
Arlius berharap Kapolri harus turun tangan ke Kota Medan, karena menilai Kapolda Sumatra Utara dan Kapolrestasbes Medan sepertinya tidak sanggup dalam memberantas kejahatan khususnya kejahatan pembegalan oleh para Genk Motor.
Ketua Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Sumatra Utara, Robert MT Sianipar berharap aparat kepolisian harus bisa memberikan rasa aman kepada masyarakat. "Kalau polisi tidak lagi bisa memberikan rasa aman di tengah masyarakat, kemana lagi masyarakat ini mengadu," kata Robert.
Wali Kota Medan, Bobby Nasution meminta kepolisian mengambil tindakan tegas kepada geng motor dan begal di Medan. Sebab aksi komplotan itu kriminal itu sudah sering mengambil korban jiwa.Bobby Nasution mengungkapkan ini bukan kejadian yang baru sekali terjadi. Menurutnya sudah banyak upaya yang dilakukan.
Namun, untuk penindakan dia meminta pihak kepolisian lebih tegas kepada geng motor itu. Sebelumnya, mahasiswa UMSU tewas dibegal saat melintas di Jalan Mustafa, Medan.
Editor
: Frans Zul Sianturi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Begal Marak di Medan, Warga Resah dan Desak Negara Bertindak
Politisi PAN Minta Pemko Medan Buat Area Titik Posko Pengungsian
Kapolrestabes Medan Terima GODAMS, Tegaskan Pengamanan SPBU dan Peluncuran Tim Anti Begal
Polsek Sunggal Tumpas Komplotan Begal Malam, 7 Pelaku Ditangkap – 5 Dilumpuhkan
Pelaku Begal di Paluta Masih Berusia 17 Tahun Warga Tapsel
Kasus Begal Meningkat, Medan Masuk Status Darurat Kejahatan Jalanan
Komentar