Dispusip Sumut Supervisi ke Perpustakaan Masjid Jami Kubahsentang
analisamedan.com - Tim Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan supervisi ke perpustakaan masjid Jami, di Dusun II, Desa Kubahsentang, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (17/7).
Tim Supervisi dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hilaluddin Nasution didampingi anggota turut dihadiri Kabid Pembinaan Dinpusip Deliserdang Lukman Nul Hakim dan Kepala Desa Kubahsentang Ihwan Hidayat.
Hilaluddin menjelaskan, kedatangan tim supervisi dalam rangka pembinaan terkait pengelolaan perpustakaan khusus berbasis masjid (rumah ibadah) agar managemennya baik sehingga lebih maju dan dapat meningkatkan literasi bagi masyarakat khususnya minat baca.
"Tujuannya hari ini untuk pembinaan. Apa lagi perpustakaan berbasis rumah ibadah ini masih minim sehingga bisa mendukung peningkatan literasi khususnya minat baca masyarakat," jelasnya.
Hilaluddin juga menjelaskan, supervisi yang mereka lakukan untuk penguatan karena perpustakaan masjid Jami Kubahsentang menjadi salah satu obyek yang akan dikunjungi tim supervisi dari perpustakan nasional.
Pihaknya mengapresiasi keberadaa perpustakaan masjid Jami Kubahsentang yang berinovasi mengembangkannya berbasis masjid dan kearifan lokal masyarakat setempat. Meski diakuinya masih banyak kekurangan, namun untuk kategori perpustakaan khusus rumah ibadah terbilang sudah bagus.
"Untuk perpustakaan khusus rumah ibadah ini sudah bagus. Karena itu kami datang untuk pembinaannya. Besar kemungkinan tim supersvisi dari perpustakaan nasional akan datang sekira Agustus atau September (2024) nanti," terangnya.
Ditambahkan anggota tim supervisi lainnya Hairani Lubis, pihak pengelola diharapkan bisa membenahi administrasi dan khazanah buku serta menyediakan fasilitas pendukung seperti, meja belajar dan lainnya yang mendukung kenyamanan pengunjungnya.
"Nanti dibenahi adminsitrasinya. SK pengelola, daftar hadir pengunjung, fasilitas rak kecil, tata letaknya dan lain-lainnya," paparnya.
Minat Baca
Sementara Ketua Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Jami Amirul Khair menjelaskan, keberadaan perpustakaan Masjid Jami didirikan dalam rangka menumbuhkan minat baca berbasis pemberdayakan masjid sebagai jendela dunia.
Saat ini, khazanah buku yang dimiliki masih sedikit sekira seribuan buku yang peminat bacanya didominasi anak-anak. Pengelolaannya sendiri turut didukung Pemerintahan Desa Kubahsentang.
"Karena ini baru, kami menyadari pengelolaannya masih belum profesional dan masih sangat banyak kekurangan. Dengan adanya pembinaan dari Tim Supervisi Dispusip Sumut ini, mudah-mudahan pengelolaannya menjadi lebih baik" ucap Amirul Khair.
Kepala Desa Kubahsentang Ihwan Hidayat menegaskan,pihaknya akan mendukung penuh upaya perpustakaan Masjid Jami menjadi lebih baik. Baginya, inovasi BKM Jami yang telah menginisiasi berdirinya perpustakan tersebut menjadi hal positif dan membanggakan.
Apa lagi perpustakaan Masjid Jami terpilih di Deliserdang bahkan di sumatera Utara menjadi obyek supervisi dari perpustakaan nasional yang tentu punya banyak manfaat ke depan bagi masyarakat dalam mencerdaskan bangsa.
"Kami bangga dengan inovasi BKM Jami yang inisiatif mendirikan perpustakaan dan akan mendukung penuh dalam persiapan ke depan sebagai obyek supervisi perpustakaan nasional. Ini membanggakan," tandasnya.
Dalam kesempatan itu Hilaluddin menyerahkan bantuan 90 buku bacaan sebagai penambah khazanah bagi perpustakaan masjid Jami Kubahsentang dari Dispusip Sumut dan diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk meningkatkan literasi.
Perpustakaan Masjid Jami Kubahsentang Terbaik III Tingkat Deliserdang 2024
Pj Bupati Deliserdang : Perpustakaan Berperan Sebagai sumber Pengetahuan
Yusuf Siregar : Idealnya Masjid Punya Perpustakaan