Jelang Musda MUI Sumut : Dr. Hatta Dorong MUI Sumut Jadi Penjaga Harmoni dan Mitra Moral Pemerintah
Prof. Hatta menegaskan pentingnya MUI menjaga independensi, tidak terseret politik praktis, namun tetap menjadi mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan. Ketika kebijakan berpihak pada kemaslahatan, MUI harus mendukung; tetapi ketika menyimpang dari prinsip keadilan, ulama harus memberi nasihat dalam semangat amar ma'ruf nahi munkar.
" Mendorong MUI memperkuat dialog lintas agama untuk menjaga kerukunan masyarakat Sumut yang dikenal terbuka dan mudah diajak berdialog, ulama perlu terlibat dalam penyelesaian konflik sosial di lapangan, bukan hanya menyampaikan fatwa dari mimbar."tuturnya
Dalam bidang ekonomi, Prof. Hatta menggagas kolaborasi antara ulama, akademisi, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut diyakini dapat mempercepat pemberdayaan ekonomi umat, mendorong literasi keuangan syariah, dan membangun etika bisnis di tingkat masyarakat.
Mengenai regenerasi, ia menilai pentingnya pembinaan ulama muda yang melek digital dan memahami dinamika sosial kontemporer. Ia berharap MUI Sumut menjadi pusat pengembangan ilmu keislaman yang progresif dan inklusif serta melahirkan ulama adaptif dan moderat.
"Kita ingin MUI menjadi tempat pulang bagi umat, sekaligus benteng moral yang menjaga Sumatera Utara tetap kondusif, maju, dan bermartabat," pungkas mantan Ketua MUI Kota Medan tersebut.
Guru Agama Kristen SDN 105309 Rambung Baru Belum Dipanggil PPG, Dewan Pendidikan Deli Serdang Soroti Anggaran dan Kondisi Sekolah
Pengurus BKM Masjid Al Badar/Al Badar Center Periode 2026-2031 Dikukuhkan
MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara
Delapan Wajah Menuju Tambakeras : Membaca Peta Kekuatan Calon Ketua Umum PBNU
Ini Alasan KH Bahauddin Mundur dari Rois PWNU Sumut, Posisi Diisi KH Abdul Hamid Ritonga