Kajari Padangsidimpuan Door To Door Jemput Aspirasi dan Keluhan Warga Dalam Penyuluhan Hukum
Amir Hamzah Harahap - Rabu, 13 Desember 2023 18:43 WIB
analisamedan.com -Kajari Padangsidimpuan, Dr Lambok MJ Sidabutar, SH, MH, jemput aspirasi dan keluhan warga secara door to door di Link I, Kelurahan Wek IV, pada Selasa (12/12) pagi.
Setidaknya, Kajari Padangsidimpuan dan rombongan jemput keluhan warga door to door dari 10 Kepala Keluarga (KK) di daerah itu. Kegiatan bertajuk penyuluhan hukum door to door ini merupakan program Kajari Padangsidimpuan.
"Tujuan kegiatan ini mendengarkan berbagai masalah di masyarakat. Tidak hanya terkait hukum, tetapi berbagai persoalan lain," ujar Kajari Padangsidimpuan melalui Kasi Intel, Yunius Zega, SH, MH, usai kegiatan.
Setelah menyampaikan berbagai persoalannya, Kajari dan rombongan juga mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat. Dari kunjungan ini, ternyata banyak masyarakat yang tak tahu jika sudah terdaftar di program Kartu Indonesia Sehat (KIS) ataupun BPJS.
"Padahal, dengan adanya program KIS ini, masyarakat Pra Sejahtera tak perlu bayar iuran BPJS Kesehatan. Sebab, jadi tanggungan pemerintah. Artinya, masyarakat bisa memperoleh akses kesehatan gratis," terangnya.
Selain itu, lanjut Kasi Intel, dalam penyuluhan ini, pihaknya menemukan beberapa warga yang terkendala dengan biaya Sekolah anaknya. Untuk itu, pihaknya mengarahkan Dinas Sosial membantu warga tersebut.
"Begitu juga soal sertifikat Rumah, air bersih, hingga PKH (program keluarga harapan-red). Kami tadi juga mengundang BPN dan PDAM agar memberikan solusi ke masyarakat yang membutuhkan," tutur Kasi Intel.
Camat Padangsidimpuan Utara, Nanda Alvina, mengapresiasi program penyuluhan hukum secara door to door Kajari ini. Bagi Nanda Alvina, mengapresiasi program penyuluhan hukum door to door oleh Kajari Padangsidimpuan ini bukan tanpa alasan.
"Sebab, Bapak Kajari telah memunculkan wajah baru bagi Kejaksaan yang lebih humanis dan menyentuh masyarakat. Kami juga, pihak Kecamatan bisa tahu langsung persoalan di tengah masyarakat dan dapat memberikan solusinya langsung," kata Nanda usai penyuluhan.
Namun demikian, ia menghimbau ke segenap masyarakatnya untuk lebih aktif berkoordinasi. Baik itu dengan Kepala Lingkungan (Kepling) ataupun Lurah setempat. Mengingat luasnya wilayah Padangsidimpuan Utara.
"Sehingga, banyak juga keluhan masyarakat yang belum bisa tertampung. Intinya, pemerintah siap melayani dengan maksimal setiap keluhan masyarakat," terangnya.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Padangsidimpuan, Jupri Nasution, SPd, mengatakan, program ini sangat berdampak luar biasa ke masyarakat. Karena pihaknya bisa memberikan solusi langsung ke masyarakat.
Selanjutnya, kata dia, pelayanan juga jadi bisa lebih maksimal. Terkait masyarakat banyak yang tak tahu program pemerintah, pihaknya menilai karena masyarakat banyak yang sungkan jika langsung berurusan dengan pemerintah.
"Untuk itu, kami himbau masyarakat, agar tak sungkan jika hendak mengurus program pemerintah," tandas Jupri.
Terpisah, Hamonangan Nasution, merasa salut atas program Kajari ini. Selain dengar keluhan dan persoalan masyarakat, katanya, Kajari juga menyerahkan sembako kepadanya.
"Tadi, kami sampaikan masalah kami jika mau berobat. Dan Pak Kajari yang bawa orang BPJS Kesehatan, berikan solusi agar terdaftar di BPJS Kesehatan," terangnya.
Adapun masyarakat yang menjadi sasaran penyuluhan hukum door to door ini antara lain, Rosmaini Lubis, Ismail, Rudi, Arsyad, Nurhani, Siti Aisyah Ritonga, Ahmad Ubaid, Baginda Hasibuan, Rosmawati, dan Hamonangan Nasution.
Selain menggelar penyuluhan hukum, Kajari dan rombongan juga salurkan bantuan sosial yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, gula, dan lainnya. Tampak hadir, Sekretaris Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, Saidah.
Kemudian, Sekretaris Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, Drs Sahiddin, MPd, Kabag Hukum Pemko Padangsidimpuan, Irpan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Padangsidimpuan, Maragongna Harahap.
Selanjutnya, Lurah Wek IV, Sri Dewi. Kabag Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, Renniala Bondar, Kacab PDAM Tirtanadi Tapanuli Selatan, Malintang Harahap, Kepling I H Lokot Matopani, Jaksa Fungsional, Gabena Pohan, SH, MH, dan Syafran Hasibuan, SH, MH
Setidaknya, Kajari Padangsidimpuan dan rombongan jemput keluhan warga door to door dari 10 Kepala Keluarga (KK) di daerah itu. Kegiatan bertajuk penyuluhan hukum door to door ini merupakan program Kajari Padangsidimpuan.
"Tujuan kegiatan ini mendengarkan berbagai masalah di masyarakat. Tidak hanya terkait hukum, tetapi berbagai persoalan lain," ujar Kajari Padangsidimpuan melalui Kasi Intel, Yunius Zega, SH, MH, usai kegiatan.
Setelah menyampaikan berbagai persoalannya, Kajari dan rombongan juga mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat. Dari kunjungan ini, ternyata banyak masyarakat yang tak tahu jika sudah terdaftar di program Kartu Indonesia Sehat (KIS) ataupun BPJS.
"Padahal, dengan adanya program KIS ini, masyarakat Pra Sejahtera tak perlu bayar iuran BPJS Kesehatan. Sebab, jadi tanggungan pemerintah. Artinya, masyarakat bisa memperoleh akses kesehatan gratis," terangnya.
Selain itu, lanjut Kasi Intel, dalam penyuluhan ini, pihaknya menemukan beberapa warga yang terkendala dengan biaya Sekolah anaknya. Untuk itu, pihaknya mengarahkan Dinas Sosial membantu warga tersebut.
"Begitu juga soal sertifikat Rumah, air bersih, hingga PKH (program keluarga harapan-red). Kami tadi juga mengundang BPN dan PDAM agar memberikan solusi ke masyarakat yang membutuhkan," tutur Kasi Intel.
Camat Padangsidimpuan Utara, Nanda Alvina, mengapresiasi program penyuluhan hukum secara door to door Kajari ini. Bagi Nanda Alvina, mengapresiasi program penyuluhan hukum door to door oleh Kajari Padangsidimpuan ini bukan tanpa alasan.
"Sebab, Bapak Kajari telah memunculkan wajah baru bagi Kejaksaan yang lebih humanis dan menyentuh masyarakat. Kami juga, pihak Kecamatan bisa tahu langsung persoalan di tengah masyarakat dan dapat memberikan solusinya langsung," kata Nanda usai penyuluhan.
Namun demikian, ia menghimbau ke segenap masyarakatnya untuk lebih aktif berkoordinasi. Baik itu dengan Kepala Lingkungan (Kepling) ataupun Lurah setempat. Mengingat luasnya wilayah Padangsidimpuan Utara.
"Sehingga, banyak juga keluhan masyarakat yang belum bisa tertampung. Intinya, pemerintah siap melayani dengan maksimal setiap keluhan masyarakat," terangnya.
Sedangkan Kepala Dinas Sosial Padangsidimpuan, Jupri Nasution, SPd, mengatakan, program ini sangat berdampak luar biasa ke masyarakat. Karena pihaknya bisa memberikan solusi langsung ke masyarakat.
Selanjutnya, kata dia, pelayanan juga jadi bisa lebih maksimal. Terkait masyarakat banyak yang tak tahu program pemerintah, pihaknya menilai karena masyarakat banyak yang sungkan jika langsung berurusan dengan pemerintah.
"Untuk itu, kami himbau masyarakat, agar tak sungkan jika hendak mengurus program pemerintah," tandas Jupri.
Terpisah, Hamonangan Nasution, merasa salut atas program Kajari ini. Selain dengar keluhan dan persoalan masyarakat, katanya, Kajari juga menyerahkan sembako kepadanya.
"Tadi, kami sampaikan masalah kami jika mau berobat. Dan Pak Kajari yang bawa orang BPJS Kesehatan, berikan solusi agar terdaftar di BPJS Kesehatan," terangnya.
Adapun masyarakat yang menjadi sasaran penyuluhan hukum door to door ini antara lain, Rosmaini Lubis, Ismail, Rudi, Arsyad, Nurhani, Siti Aisyah Ritonga, Ahmad Ubaid, Baginda Hasibuan, Rosmawati, dan Hamonangan Nasution.
Selain menggelar penyuluhan hukum, Kajari dan rombongan juga salurkan bantuan sosial yang terdiri dari beras, minyak goreng, telur, gula, dan lainnya. Tampak hadir, Sekretaris Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, Saidah.
Kemudian, Sekretaris Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, Drs Sahiddin, MPd, Kabag Hukum Pemko Padangsidimpuan, Irpan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Padangsidimpuan, Maragongna Harahap.
Selanjutnya, Lurah Wek IV, Sri Dewi. Kabag Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Cabang Padangsidimpuan, Renniala Bondar, Kacab PDAM Tirtanadi Tapanuli Selatan, Malintang Harahap, Kepling I H Lokot Matopani, Jaksa Fungsional, Gabena Pohan, SH, MH, dan Syafran Hasibuan, SH, MH
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kejari Tetapkan 3 Orang Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Sekolah di Sidimpuan
Kemenag dan Kejari Deli Serdang Tandatangani MoU Pengawasan Rumah Ibadah
Kejari Palas Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 1 Sosa, Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja
Kejari Palas Hentikan Penuntutan Kasus Curanmor Lewat Restorative Justice, Satu Terdakwa Bebas
DPRD Medan Rekomendasikan Kejari Periksa Jajaran PUD Pasar
Mendidik Generasi Muda Melalui Program JMS, Kejari Palas Sambangi MAN 1 Palas Plus Keterampilan dan Riset
Komentar