Kecanduan Slot, Pemuda di Sidimpuan Ini Curi Uang Rp.20 Juta dan Ludes Didepo
Amir Hamzah Harahap - Rabu, 09 Juli 2025 14:14 WIB
analisamedan.com - Aksi nekat seorang pria di Padangsidimpuan berakhir di balik jeruji besi setelah membobol rumah tetangganya dan menggasak uang puluhan juta rupiah, Rabu (9/07/2025).
Mirisnya, seluruh hasil curian itu dihamburkan untuk berjudi slot online dan makan.
Pelaku berinisial SMH (38), warga Jalan Merdeka, Gang Air Bersih, belakang Pasar Inpres Sadabuan, ditangkap tim Satreskrim Polres Padangsidimpuan pada Selasa, 8 Juli 2025, di kediamannya.
Menurut keterangan resmi dari Kasatreskrim AKP H. Naibaho kasus ini bermula pada Jumat (04/07), sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu, korban bernama Luky Irhamuddin Pohan dibangunkan oleh saksi, Tengku Marisa Andini, yang mengatakan bahwa rumah mereka telah disusupi maling.
Saat dicek, jendela dapur sudah dalam kondisi terbuka dan rusak akibat dicongkel. Korban kemudian menuju ke bagian depan rumah yang digunakan sebagai kios BRILink dan menemukan laci meja serta ember tempat penyimpanan uang telah kosong.
Tak main-main, uang tunai sebesar Rp20 juta raib tak bersisa. Setelah menelusuri rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan kaus putih dan menutup wajahnya dengan daster kuning, masuk ke rumah dan mengambil uang tersebut.
"Setelah kami menerima laporan, tim langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Ia mengakui mencuri uang itu dan menghabiskannya untuk makan dan bermain judi slot online," ungkap AKP Naibaho kepada awak media.
Barang Bukti & Pengakuan
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
Sepasang pakaian (kaus dan celana pendek) yang digunakan saat beraksi, daster kuning untuk menyamarkan identitas, uang tunai sisa hasil curian sebesar Rp230 ribu, rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
Kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan.
Imbauan Kepolisian: Jangan Simpan Uang Tunai di Rumah
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah. Selain rawan pencurian, uang tunai juga rentan rusak akibat faktor lingkungan seperti kebakaran atau rayap.
"Menyimpan uang di bank jauh lebih aman dan bisa diawasi. Kami juga mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melapor jika ada gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar," tambah Kasatreskrim.
Mirisnya, seluruh hasil curian itu dihamburkan untuk berjudi slot online dan makan.
Pelaku berinisial SMH (38), warga Jalan Merdeka, Gang Air Bersih, belakang Pasar Inpres Sadabuan, ditangkap tim Satreskrim Polres Padangsidimpuan pada Selasa, 8 Juli 2025, di kediamannya.
Menurut keterangan resmi dari Kasatreskrim AKP H. Naibaho kasus ini bermula pada Jumat (04/07), sekitar pukul 09.00 WIB.
Saat itu, korban bernama Luky Irhamuddin Pohan dibangunkan oleh saksi, Tengku Marisa Andini, yang mengatakan bahwa rumah mereka telah disusupi maling.
Saat dicek, jendela dapur sudah dalam kondisi terbuka dan rusak akibat dicongkel. Korban kemudian menuju ke bagian depan rumah yang digunakan sebagai kios BRILink dan menemukan laci meja serta ember tempat penyimpanan uang telah kosong.
Tak main-main, uang tunai sebesar Rp20 juta raib tak bersisa. Setelah menelusuri rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan kaus putih dan menutup wajahnya dengan daster kuning, masuk ke rumah dan mengambil uang tersebut.
"Setelah kami menerima laporan, tim langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. Ia mengakui mencuri uang itu dan menghabiskannya untuk makan dan bermain judi slot online," ungkap AKP Naibaho kepada awak media.
Barang Bukti & Pengakuan
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain:
Sepasang pakaian (kaus dan celana pendek) yang digunakan saat beraksi, daster kuning untuk menyamarkan identitas, uang tunai sisa hasil curian sebesar Rp230 ribu, rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.
Kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijerat dengan pasal pencurian dengan pemberatan.
Imbauan Kepolisian: Jangan Simpan Uang Tunai di Rumah
Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak menyimpan uang dalam jumlah besar di rumah. Selain rawan pencurian, uang tunai juga rentan rusak akibat faktor lingkungan seperti kebakaran atau rayap.
"Menyimpan uang di bank jauh lebih aman dan bisa diawasi. Kami juga mengimbau warga untuk lebih waspada dan segera melapor jika ada gerak-gerik mencurigakan di lingkungan sekitar," tambah Kasatreskrim.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kisah Pilu Korban KDRT di Madina, Menanti Kepastian Hukum Dari Kapolres
Bertahun Saluran Irigasi Rusak, Petani di Sidimpuan Rugi Rp115 Miliar
Tender Irigasi Ujung Gurap Rp.2 Miliar Gagal. 400 Hektar Sawah Akan Alami Kekeringan Lagi!
Walikota Letnan Lantik 16 Pejabat, Berikut Daftarnya
9 Proyek di Sidimpuan Gagal Tender & Proyek Bencana (TKD) Juga Mengendap. Warga Desak KPK Turun Langsung
Kalapas Herizal Yusuf dan Pemko Padangsidimpuan Komitmen akan Beri Pelayanan Terbaik
Komentar