Preman di Sidimpuan Ini Diringkus Usai Bacok dan Palak Abang Tukang Bakso Keliling
Amir Hamzah Harahap - Jumat, 18 Juli 2025 18:51 WIB
analisamedan.com - SH (28) Warga Kelurahan Kantin Jalan Masjid Raya Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan diringkus polisi usai memalak dan membacok seorang pedagang bakso keliling, Jumat (18/7/2025).
Kejadian pembacokan itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB.
Dimana mulanya korban Hendri Saputra Bangun (27) yang merupakan penjual bakso keliling baru tiba di depan salah satu sekolah yang berada di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Setelah itu, Hendri didatangi tiga orang pemuda setempat dan langsung meminta uang keamanan senilai Rp10.000.
Namun, Hendri menolak memberikan uang tersebut. Dan hanya mampu memberikan uang senilai Rp5000.
"Saya kasih Rp5 ribu. Tapi, dia menolak. Pengennya dia dikasih Rp10 ribu," ungkap Hendri ketika diwawancarai di Mapolres Padangsidimpuan.
Tidak sampai disitu, pelaku bernama Said Hanafi (28) tiba-tiba mendorong korban. Ketika pelaku melakukan pukulan, korban menghindar.
Kemudian, pelaku langsung mencabut sebilah pisau dan kembali melakukan percobaan hingga mengenai telinga korban.
"Saya didorong dan dipukul. Setelah itu, dia pakai sajam dan mengenai telinga saya. Baju saya dipenuhi darah," ucapnya.
Warga setempat membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk perawatan medis.
Tak hanya itu, korban telah melapor ke Mapolres Padangsidimpuan sesuai dengan LP nomor: LP/B/316/VII/2025/SPKT/POLRES PADANG SIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA.TGL 18 JULI 2025.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP H Naibaho mengatakan, telah mengamankan pelaku dan saat ini masih dalam pemeriksaan.
"Pelaku sudah diamankan. Dan masih tahap pemeriksaan," tandasnya.
Kejadian pembacokan itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB.
Dimana mulanya korban Hendri Saputra Bangun (27) yang merupakan penjual bakso keliling baru tiba di depan salah satu sekolah yang berada di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Setelah itu, Hendri didatangi tiga orang pemuda setempat dan langsung meminta uang keamanan senilai Rp10.000.
Namun, Hendri menolak memberikan uang tersebut. Dan hanya mampu memberikan uang senilai Rp5000.
"Saya kasih Rp5 ribu. Tapi, dia menolak. Pengennya dia dikasih Rp10 ribu," ungkap Hendri ketika diwawancarai di Mapolres Padangsidimpuan.
Tidak sampai disitu, pelaku bernama Said Hanafi (28) tiba-tiba mendorong korban. Ketika pelaku melakukan pukulan, korban menghindar.
Kemudian, pelaku langsung mencabut sebilah pisau dan kembali melakukan percobaan hingga mengenai telinga korban.
"Saya didorong dan dipukul. Setelah itu, dia pakai sajam dan mengenai telinga saya. Baju saya dipenuhi darah," ucapnya.
Warga setempat membawa korban ke RSUD Padangsidimpuan untuk perawatan medis.
Tak hanya itu, korban telah melapor ke Mapolres Padangsidimpuan sesuai dengan LP nomor: LP/B/316/VII/2025/SPKT/POLRES PADANG SIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA.TGL 18 JULI 2025.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP H Naibaho mengatakan, telah mengamankan pelaku dan saat ini masih dalam pemeriksaan.
"Pelaku sudah diamankan. Dan masih tahap pemeriksaan," tandasnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Malunya! Mobil Dinas di Sidimpuan Terjaring Razia Akibat Telat Bayar Pajak
Azkiya, Atlet Muda Peraih Puluhan Medali Emas Terima Penghargaan Dari Kades Pudun Jae Rizki Ibrahim
Puncak Reuni IKB SMANSA Padangsidimpuan, Bukti Kuatnya Ikatan Lintas Generasi
Mie Gacoan Sidimpuan Bantah Ada Setoran ke Pejabat. "Kami Bayar Retribusi ke Pemko"
Lintas Generasi, Reuni Akbar SMANSA Padangsidimpuan. Nostalgia, Teladan dan Harapan
Bermalam Minggu di Sidimpuan Jadi Mement Spesial Wisatawan
Komentar