Penambang Pasir di Sidimpuan Tertimbun Longsor
Amir Hamzah Harahap - Kamis, 19 Desember 2024 19:37 WIB
analisamedan.com -Seorang buruh penambang pasir meninggal dunia akibat tertimbun longsor dek penahan tanah ditepi sungai Jalan Manggis Kelurahan Wek IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Kamis (19/12/2024) Pagi.
Informasi diterima dari Polres Padangsidimpuan, Korban diketahui bernama Pardomuan Hasibuan ( 62 ) warga Jalan Yossudarso, Kelurahan Wek IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, SH, S.IK.MH melalui Kasat Reskrim AKP Desman Manalu kepada wartawan membenarkan kejadian naas yang menimpa buruh penambang pasir meninggal dunia akibat tertimpa dek penahan tanah.
"Berdasarkan informasi dari Bhabinkamtibmas dan hasil keterangan dari saksi - saksi di Tempat Kejadian Perkara (TK), Korban meninggal dunia akibat tertimbun longsor dek penahan tanah setinggi 5 (lima) meter yang berada ditepi sungai Jalan Manggis Kelurahan Wek IV Kecamatan Padangsidimpuan Utara," Ucap Kasat Reskrim AKP Desman Manalu.
Dalam keteranganya, Kasat Reskrim AKP Desman Manalu menjelaskan, kejadian diketahui sekitar jam 09.00 WIB, ketika salah satu warga bernama Nuni Anggraini mendengar suara dentuman keras dari arah sebelah rumahnya. Terus ianya langsung menuju arah suara dentuman dan melihat dek penahan tanah ditepi sungai sudah longsor ketepi sungai.
Akibat longsor dek penahan tanah ini, Diketahui Pardomuan Hasibuan ikut tertimbun, karena pada saat itu korban Pardomuan Hasibuan ini diketahui sedang beraktivitas menambang pasir ditepi sungai tersebut.
Selanjutnya Polri, TNI bersama masyarakat langsung mengevakuasi korban ke RSUD Kota Padangsidimpuan dan sesampainya di RSUD korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dan dari hasil penyelidikan di TKP, kemudian dikuatkan dari hasil keterangan saksi-saksi baik dari keluarga dan masyarakat serta hasil VER, tidak ditemukan peristiwa tindak pidana terhadap korban, Papar Desman Manalu.
Selanjutnya korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,Jelas Kasat Reskrim AKP Desman Manalu.
Informasi diterima dari Polres Padangsidimpuan, Korban diketahui bernama Pardomuan Hasibuan ( 62 ) warga Jalan Yossudarso, Kelurahan Wek IV, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, SH, S.IK.MH melalui Kasat Reskrim AKP Desman Manalu kepada wartawan membenarkan kejadian naas yang menimpa buruh penambang pasir meninggal dunia akibat tertimpa dek penahan tanah.
"Berdasarkan informasi dari Bhabinkamtibmas dan hasil keterangan dari saksi - saksi di Tempat Kejadian Perkara (TK), Korban meninggal dunia akibat tertimbun longsor dek penahan tanah setinggi 5 (lima) meter yang berada ditepi sungai Jalan Manggis Kelurahan Wek IV Kecamatan Padangsidimpuan Utara," Ucap Kasat Reskrim AKP Desman Manalu.
Dalam keteranganya, Kasat Reskrim AKP Desman Manalu menjelaskan, kejadian diketahui sekitar jam 09.00 WIB, ketika salah satu warga bernama Nuni Anggraini mendengar suara dentuman keras dari arah sebelah rumahnya. Terus ianya langsung menuju arah suara dentuman dan melihat dek penahan tanah ditepi sungai sudah longsor ketepi sungai.
Akibat longsor dek penahan tanah ini, Diketahui Pardomuan Hasibuan ikut tertimbun, karena pada saat itu korban Pardomuan Hasibuan ini diketahui sedang beraktivitas menambang pasir ditepi sungai tersebut.
Selanjutnya Polri, TNI bersama masyarakat langsung mengevakuasi korban ke RSUD Kota Padangsidimpuan dan sesampainya di RSUD korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dan dari hasil penyelidikan di TKP, kemudian dikuatkan dari hasil keterangan saksi-saksi baik dari keluarga dan masyarakat serta hasil VER, tidak ditemukan peristiwa tindak pidana terhadap korban, Papar Desman Manalu.
Selanjutnya korban sudah kita serahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan,Jelas Kasat Reskrim AKP Desman Manalu.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kisah Pilu Korban KDRT di Madina, Menanti Kepastian Hukum Dari Kapolres
Bertahun Saluran Irigasi Rusak, Petani di Sidimpuan Rugi Rp115 Miliar
Tender Irigasi Ujung Gurap Rp.2 Miliar Gagal. 400 Hektar Sawah Akan Alami Kekeringan Lagi!
Walikota Letnan Lantik 16 Pejabat, Berikut Daftarnya
9 Proyek di Sidimpuan Gagal Tender & Proyek Bencana (TKD) Juga Mengendap. Warga Desak KPK Turun Langsung
Kalapas Herizal Yusuf dan Pemko Padangsidimpuan Komitmen akan Beri Pelayanan Terbaik
Komentar