Polemik Kenaikan Gaji DPRD Padangsidimpuan, Gerindra Siap Buka Ruang Evaluasi
Amir Hamzah Harahap - Kamis, 02 April 2026 13:14 WIB
analisamedan.com -Polemik kenaikan penghasilan anggota DPRD Kota Padangsidimpuan tidak hanya menjadi sorotan publik, tetapi juga memicu respons dari salah satu politikus Kota Padangsidimpuan, Kamis (02/04/2026).
Rusydi Nasution, angkat bicara menyikapi isu tersebut dengan menekankan kebijakan yang ada memang memiliki dasar regulasi yang jelas, namun dalam implementasinya tetap diperlukan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
"Secara aturan memang dibenarkan. Namun, dalam situasi saat ini, kita tidak bisa mengabaikan realitas yang dihadapi masyarakat. Sikap yang bijak dan empati menjadi hal yang utama," ujar Rusydi yang juga Ketua DPC Gerindra, Rabu (1/4/2026).
Sebagai kader Gerindra, Rusydi menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan partai justru menuntut adanya keberpihakan yang nyata kepada rakyat, termasuk dalam menyikapi isu kenaikan penghasilan tersebut.
"Bagi kami, untuk kepentingan yang lebih besar, kami siap menyesuaikan pendapatan, meskipun ketentuan perundang-undangan mengizinkan adanya kenaikan. Kader Gerindra dididik untuk berkorban dan mendahulukan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi," tegasnya.
Menurutnya, persoalan ini tidak semata dilihat dari aspek legalitas, tetapi juga harus mempertimbangkan kepatutan sosial di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Rusydi juga menyinggung dinamika global yang berdampak hingga ke daerah, mulai dari ketegangan geopolitik hingga fluktuasi harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Situasi global saat ini memberi dampak nyata hingga ke daerah. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya sebatas menjalankan aturan," katanya.
Lebih lanjut, ia menilai perbedaan pandangan dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
"Ini bukan sekedar perbedaan pendapat, tetapi bagaimana mendahulukan kepentingan rakyat, membangun kepekaan dan menjaga kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu mahal, dan harus dijaga dengan tindakan nyata, bukan hanya kebijakan di atas kertas," ungkapnya.
Rusydi Nasution, angkat bicara menyikapi isu tersebut dengan menekankan kebijakan yang ada memang memiliki dasar regulasi yang jelas, namun dalam implementasinya tetap diperlukan kepekaan terhadap kondisi masyarakat.
"Secara aturan memang dibenarkan. Namun, dalam situasi saat ini, kita tidak bisa mengabaikan realitas yang dihadapi masyarakat. Sikap yang bijak dan empati menjadi hal yang utama," ujar Rusydi yang juga Ketua DPC Gerindra, Rabu (1/4/2026).
Sebagai kader Gerindra, Rusydi menegaskan bahwa nilai-nilai perjuangan partai justru menuntut adanya keberpihakan yang nyata kepada rakyat, termasuk dalam menyikapi isu kenaikan penghasilan tersebut.
"Bagi kami, untuk kepentingan yang lebih besar, kami siap menyesuaikan pendapatan, meskipun ketentuan perundang-undangan mengizinkan adanya kenaikan. Kader Gerindra dididik untuk berkorban dan mendahulukan kepentingan rakyat dibandingkan kepentingan pribadi," tegasnya.
Menurutnya, persoalan ini tidak semata dilihat dari aspek legalitas, tetapi juga harus mempertimbangkan kepatutan sosial di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Rusydi juga menyinggung dinamika global yang berdampak hingga ke daerah, mulai dari ketegangan geopolitik hingga fluktuasi harga kebutuhan pokok yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Situasi global saat ini memberi dampak nyata hingga ke daerah. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran wakil rakyat harus benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya sebatas menjalankan aturan," katanya.
Lebih lanjut, ia menilai perbedaan pandangan dalam dinamika politik merupakan hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
"Ini bukan sekedar perbedaan pendapat, tetapi bagaimana mendahulukan kepentingan rakyat, membangun kepekaan dan menjaga kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu mahal, dan harus dijaga dengan tindakan nyata, bukan hanya kebijakan di atas kertas," ungkapnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Fraksi Gerindra DPRD Medan : Perda Kesehatan Harus Menjadi Solusi
Fraksi Gerindra DPRD Medan Ingin Ranperda Sistem Kesehatan Solusi Nyata bagi Warga
Anggota Kojira Resmi Gabung DPD Gerindra Sumut, Diajak Kompak, Bergerak dan Berdampak
Fraksi Gerindra DPRD Medan Nilai Perubahan Perda Kesehatan Merupakan Langkah Strategis
Basarnas Dan Tim Gerindra Kembali Temukan Jenazah Perempuan Tertimbun Gelondongan Kayu di Batang Toru
Respon Cepat, Gerindra Tapsel Terjunkan Relawan dan Tim Medis Bantu Korban Banjir
Komentar