Selain Harga Cabai Meroket di Sidimpuan, Harga Ikan Juga Melonjak Tajam
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 28 Oktober 2025 12:08 WIB
analisamedan.com - Naiknya harga cabai merah di Kota Padangsidimpuan sepekan ini Rp.80 ribu ternyata berdampak langsung terhadap kebutuhan pangan lainnya seperti beras dan ikan laut, Selasa (28/10/2025).
Seperti untuk kebutuhan ikan laut di Kota Padangsidimpuan juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Dimana dari survey harga yang dilakukan media di dua pasar mengalami perubahan harga jenis ikan laut.
Untuk harga Ikan jenis Dencis (Sarden) naik menjadi Rp.60 ribu per kilogram dari Rp.55 ribu. Ikan kembung (gambolo) juga mengalami kenaikan dari harga sepekan lalu Rp.60 ribu menjadi 65 ribu.
Sama halnya dengan ikan tuna (timpi) malah naik Rp.10 ribu dari harga Rp.40 ribu menjadi Rp.50 ribu.
Sedangkan untuk jenis udang diharga Rp.100 ribu hingga Rp.120 ribu per kilogram.
Akibat kenaikan ini akan berdampak pada daya beli masyarakat dan konsumsi gizi dan protein warga.
Seperti diungkapkan salah seorang pedagang diseputaran Pasar Sangkumpal Bonang, D Siregar.
"Memang harga ikan rata-rata semua naik. Kenaikan ini kisaran Rp.5 ribu sampai Rp.10 ribu per kilogramnya" Ujar D Siregar saat diwawancara.
Berita Sebelumnya
Inflasi! Harga Cabai di Sidimpuan Bertahta di Harga Rp.80 Ribu Dalam Sepekan Ini
Sepekan ini, komoditas cabai merah ditingkat pengecer di Pasar Sangkumpal Bonang dan Pasar Inpres Sadabuan, Kota Padangsidimpuan bertahan di harga Rp.80 Ribu Per Kilogram, Selasa (28/10/2025).
Dari wawancara awak media kesejumlah pedagang, bahwa cabai merah sebagian besar diimport dari Kabupaten Karo dan Simalungun untuk memenuhi kebutuhan Padangsidimpuan.
Dan sepekan ini dengan harga Rp.80 ribu/kilogram sehingga mempengaruhi kenaikan harga komoditas lainnya seperti sayur mayur dan ikan.
"Sepekan ini bertahan di harga Rp.80 ribu sekilo bang, kalau seperempat Rp.20 ribu bang. Dan ini cabai datang dari Kabupaten Karo" Kata M Situmorang, salah seorang pengecer di Pasar Sangkumpal Bonang.
Sedangkan harga komoditi cabai merah fluktuatif.
"Inilah bang paling lama bertahan harganya. Kalau kita bang tergantung distributor, kalau mereka turunkan harga kami juga turunkan. Tapi jika besok mereka naikkan maka dengan terpaksa juga modal kita jadi bertambah dan harga naik bisa tembus Rp.100 ribu. Intinya ikut pasarlah bang" Ucap Khairun, yang juga seorang pengecer di Pasar Inpres Sadabuan.
Sementara itu, Plt Kadis Perindag Kota Padangsidimpuan, Risman Kholik Harahap saat dikonfirmasi media terkait upaya Pemko dalam mengintervensi harga kebutuhan tersebut tidak memberikan balasan.
Seperti untuk kebutuhan ikan laut di Kota Padangsidimpuan juga mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Dimana dari survey harga yang dilakukan media di dua pasar mengalami perubahan harga jenis ikan laut.
Untuk harga Ikan jenis Dencis (Sarden) naik menjadi Rp.60 ribu per kilogram dari Rp.55 ribu. Ikan kembung (gambolo) juga mengalami kenaikan dari harga sepekan lalu Rp.60 ribu menjadi 65 ribu.
Sama halnya dengan ikan tuna (timpi) malah naik Rp.10 ribu dari harga Rp.40 ribu menjadi Rp.50 ribu.
Sedangkan untuk jenis udang diharga Rp.100 ribu hingga Rp.120 ribu per kilogram.
Akibat kenaikan ini akan berdampak pada daya beli masyarakat dan konsumsi gizi dan protein warga.
Seperti diungkapkan salah seorang pedagang diseputaran Pasar Sangkumpal Bonang, D Siregar.
"Memang harga ikan rata-rata semua naik. Kenaikan ini kisaran Rp.5 ribu sampai Rp.10 ribu per kilogramnya" Ujar D Siregar saat diwawancara.
Berita Sebelumnya
Inflasi! Harga Cabai di Sidimpuan Bertahta di Harga Rp.80 Ribu Dalam Sepekan Ini
Sepekan ini, komoditas cabai merah ditingkat pengecer di Pasar Sangkumpal Bonang dan Pasar Inpres Sadabuan, Kota Padangsidimpuan bertahan di harga Rp.80 Ribu Per Kilogram, Selasa (28/10/2025).
Dari wawancara awak media kesejumlah pedagang, bahwa cabai merah sebagian besar diimport dari Kabupaten Karo dan Simalungun untuk memenuhi kebutuhan Padangsidimpuan.
Dan sepekan ini dengan harga Rp.80 ribu/kilogram sehingga mempengaruhi kenaikan harga komoditas lainnya seperti sayur mayur dan ikan.
"Sepekan ini bertahan di harga Rp.80 ribu sekilo bang, kalau seperempat Rp.20 ribu bang. Dan ini cabai datang dari Kabupaten Karo" Kata M Situmorang, salah seorang pengecer di Pasar Sangkumpal Bonang.
Sedangkan harga komoditi cabai merah fluktuatif.
"Inilah bang paling lama bertahan harganya. Kalau kita bang tergantung distributor, kalau mereka turunkan harga kami juga turunkan. Tapi jika besok mereka naikkan maka dengan terpaksa juga modal kita jadi bertambah dan harga naik bisa tembus Rp.100 ribu. Intinya ikut pasarlah bang" Ucap Khairun, yang juga seorang pengecer di Pasar Inpres Sadabuan.
Sementara itu, Plt Kadis Perindag Kota Padangsidimpuan, Risman Kholik Harahap saat dikonfirmasi media terkait upaya Pemko dalam mengintervensi harga kebutuhan tersebut tidak memberikan balasan.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar