Vario Bonceng Empat di Sidimpuan Tabrak Pembatas Jembatan, Satu Tewas dan Tiga Terluka
Amir Hamzah Harahap - Jumat, 07 Agustus 2026 11:30 WIB
analisamedan.com -Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 02.10 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 4030 FQ yang ditumpangi empat orang.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang perempuan bernama Ferika Kristin Hura (21), warga Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, meninggal dunia. Sementara pengendara dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky melalui Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario BB 4030 FQ di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka," ungkap Kasat Lantas.
Berdasarkan hasil penanganan awal di tempat kejadian perkara, sepeda motor tersebut dikendarai seorang pelajar berinisial AHS (16). Pengendara membawa tiga penumpang, yakni Aril Hanapi (21), Ferika Kristin Hura (21), serta seorang pelajar perempuan berinisial ANPL (17).
Aril Hanapi diketahui duduk di bagian depan pengendara. Sementara Ferika Kristin Hura duduk di belakang pengendara, sedangkan ANPL berada di posisi paling belakang.
Sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor tersebut melaju dari arah Sadabuan menuju pusat Kota Padangsidimpuan.
Setibanya di sekitar SD Swasta 1 Muhammadiyah, pengendara mengambil jalur sebelah kanan untuk mendahului sebuah mobil penumpang yang berada di depannya.
Setelah berhasil mendahului mobil tersebut, pengendara berusaha kembali ke jalur sebelah kiri. Namun, sepeda motor diduga kehilangan kendali akibat kondisi permukaan jalan yang licin.
"Setelah mendahului mobil penumpang dan kembali ke jalur kiri, sepeda motor kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian menabrak beton pembatas jembatan yang berada di sebelah kiri jalan hingga seluruh pengendara dan penumpangnya terpental," jelas AKP Jonni.
Kasat Lantas berharap kecelakaan tersebut menjadi pelajaran bersama agar seluruh masyarakat lebih disiplin, berhati-hati, dan bertanggung jawab saat menggunakan kendaraan di jalan raya.
Peristiwa tersebut melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi BB 4030 FQ yang ditumpangi empat orang.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang penumpang perempuan bernama Ferika Kristin Hura (21), warga Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, meninggal dunia. Sementara pengendara dan dua penumpang lainnya mengalami luka-luka.
Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky melalui Kasat Lantas Polres Padangsidimpuan, AKP Jonni Silalahi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas tunggal tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang melibatkan satu unit sepeda motor Honda Vario BB 4030 FQ di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Timbangan. Dalam kejadian tersebut, satu orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka-luka," ungkap Kasat Lantas.
Berdasarkan hasil penanganan awal di tempat kejadian perkara, sepeda motor tersebut dikendarai seorang pelajar berinisial AHS (16). Pengendara membawa tiga penumpang, yakni Aril Hanapi (21), Ferika Kristin Hura (21), serta seorang pelajar perempuan berinisial ANPL (17).
Aril Hanapi diketahui duduk di bagian depan pengendara. Sementara Ferika Kristin Hura duduk di belakang pengendara, sedangkan ANPL berada di posisi paling belakang.
Sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor tersebut melaju dari arah Sadabuan menuju pusat Kota Padangsidimpuan.
Setibanya di sekitar SD Swasta 1 Muhammadiyah, pengendara mengambil jalur sebelah kanan untuk mendahului sebuah mobil penumpang yang berada di depannya.
Setelah berhasil mendahului mobil tersebut, pengendara berusaha kembali ke jalur sebelah kiri. Namun, sepeda motor diduga kehilangan kendali akibat kondisi permukaan jalan yang licin.
"Setelah mendahului mobil penumpang dan kembali ke jalur kiri, sepeda motor kehilangan kendali.
Kendaraan kemudian menabrak beton pembatas jembatan yang berada di sebelah kiri jalan hingga seluruh pengendara dan penumpangnya terpental," jelas AKP Jonni.
Kasat Lantas berharap kecelakaan tersebut menjadi pelajaran bersama agar seluruh masyarakat lebih disiplin, berhati-hati, dan bertanggung jawab saat menggunakan kendaraan di jalan raya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Jelang Hari Kemerdekaan, PDI-P Salurkan Beasiswa Untuk Pelajar di Padangsidimpuan
Proyek Rp.1,7 Miliar Jalan Silandit Sidimpuan Segera Main. Hanya 1 Dari 10 Perusahaan Yang Masukkan Penawaran
Walikota dan Korwil BGN Tinjau Dapur MBG: Pastikan Proses Dan Distribusi Higienis
5 Proyek Fisik PUTR di Sidimpuan Mulai Tender Terbuka. Mari Bersaing Sehat
Taman Kota Kini Punya Akses Internet Gratis Buat Nongkrong
PDI Perjuangan Padangsidimpuan: Peringati 30 Tahun Kudatuli Momentum Perkuat Nilai-Nilai Demokrasi
Komentar