Tak Kunjung Pulang Dari Kebun, Kakek Warga Sidimpuan Dilaporkan Hilang
Amir Hamzah Harahap - Kamis, 21 Agustus 2025 18:27 WIB
analisamedan.com -Muhamamd Salim Waruwu (72) Kakek Warga Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan dinyatakan hilang setelah tak kunjung pulang dari kebun, Kamis (21/08/2025).
Kronologi hilangnya kakek tersebut bermula pada Senin (18/08) pagi, dimana warga Sihitang ini berangkat ke kebun tak jauh dari Kampus UIN Syahada Padangsidimpuan.
"Pada hari Senin suami saya permisi untuk berangkat ke kebun dengan membawa bekal nasi serta dua karung goni sekira pukul 08:00 WIB" Kata Nurlela Sari Gultom Istri dari
Setelah itu lanjut Sari Gultom, dirinyapun bergegas berangkat ke Paluta lantaran ada acara.
"Sekira pukul 17:00 WIB. Saya tiba kembali kerumah, namun pintu rumah saya masih tertutup dan suami saya tidak ada, saya pun mencoba mencari tahu dengan cara menanyakan langsung kepada warga sekitar mana tau ada yang melihat kemana suami saya pergi" Tambahnya.
Pencarian itu tak henti di lakukan istri Muhammad Salim Waruhu, didampingi warga pencarianpun dilanjutkan dengan cara menghubungi sanak saudara serta ke kebun sang suami biasanya mencari nafkah.
"Besoknya (19/08), Saya bersama anak anak saya dan warga melanjutkan pencarian ke kebun dan ke tepi tepi sungai namun tak kunjung di temukan. Namun satu buah karung goni di temukan tidak jauh tergeletak dari pondok kecil biasanya suami saya berteduh, dan sekitar 150 meter ada kami temukan semacam bercak darah tapi kami tidak tau itu pastinya apa darah atau tidak" Ungkapnya.
Karena tidak ada titik terang keberadaan suaminya, lalu melaporkan peristiwa ini kepada petugas.
Pencarian
Plt Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedy Iriansyah mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pencarian atas laporan tersebut sejak Rabu (20/08) Pagi.
"Petugas kita sudah melakukan proses pencarian sejak semalam (Rabu) dengan menyisir areal tersebut namun belum ada titik terang keberadaan. Selain itu juga kita melakukan pemetaan segala kemungkinan" Kata Kalaksa BPBD.
Komandan Basarnas Tabagsel, M Rizal Rangkuti juga sudah menerjunkan anggota untuk melakukan pencarian.
"Kita melakukan operasi pencarian sejak pagi tadi" Tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, TIM SAR yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan warga masih terus melakukan pencarian.
Kronologi hilangnya kakek tersebut bermula pada Senin (18/08) pagi, dimana warga Sihitang ini berangkat ke kebun tak jauh dari Kampus UIN Syahada Padangsidimpuan.
"Pada hari Senin suami saya permisi untuk berangkat ke kebun dengan membawa bekal nasi serta dua karung goni sekira pukul 08:00 WIB" Kata Nurlela Sari Gultom Istri dari
Setelah itu lanjut Sari Gultom, dirinyapun bergegas berangkat ke Paluta lantaran ada acara.
"Sekira pukul 17:00 WIB. Saya tiba kembali kerumah, namun pintu rumah saya masih tertutup dan suami saya tidak ada, saya pun mencoba mencari tahu dengan cara menanyakan langsung kepada warga sekitar mana tau ada yang melihat kemana suami saya pergi" Tambahnya.
Pencarian itu tak henti di lakukan istri Muhammad Salim Waruhu, didampingi warga pencarianpun dilanjutkan dengan cara menghubungi sanak saudara serta ke kebun sang suami biasanya mencari nafkah.
"Besoknya (19/08), Saya bersama anak anak saya dan warga melanjutkan pencarian ke kebun dan ke tepi tepi sungai namun tak kunjung di temukan. Namun satu buah karung goni di temukan tidak jauh tergeletak dari pondok kecil biasanya suami saya berteduh, dan sekitar 150 meter ada kami temukan semacam bercak darah tapi kami tidak tau itu pastinya apa darah atau tidak" Ungkapnya.
Karena tidak ada titik terang keberadaan suaminya, lalu melaporkan peristiwa ini kepada petugas.
Pencarian
Plt Kalaksa BPBD Kota Padangsidimpuan, Dedy Iriansyah mengungkapkan pihaknya sudah melakukan pencarian atas laporan tersebut sejak Rabu (20/08) Pagi.
"Petugas kita sudah melakukan proses pencarian sejak semalam (Rabu) dengan menyisir areal tersebut namun belum ada titik terang keberadaan. Selain itu juga kita melakukan pemetaan segala kemungkinan" Kata Kalaksa BPBD.
Komandan Basarnas Tabagsel, M Rizal Rangkuti juga sudah menerjunkan anggota untuk melakukan pencarian.
"Kita melakukan operasi pencarian sejak pagi tadi" Tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, TIM SAR yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan warga masih terus melakukan pencarian.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Malunya! Mobil Dinas di Sidimpuan Terjaring Razia Akibat Telat Bayar Pajak
Azkiya, Atlet Muda Peraih Puluhan Medali Emas Terima Penghargaan Dari Kades Pudun Jae Rizki Ibrahim
Puncak Reuni IKB SMANSA Padangsidimpuan, Bukti Kuatnya Ikatan Lintas Generasi
Mie Gacoan Sidimpuan Bantah Ada Setoran ke Pejabat. "Kami Bayar Retribusi ke Pemko"
Lintas Generasi, Reuni Akbar SMANSA Padangsidimpuan. Nostalgia, Teladan dan Harapan
Bermalam Minggu di Sidimpuan Jadi Mement Spesial Wisatawan
Komentar