Cemburu Buta Berujung Tragis, AS Tewas Bersimbah Darah Setelah Tikam Kekasih Sesama Jenis di Sei Rotan
analisamedan.com - Warga Jalan Pendidikan Gang Hj. Karsinah, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, digemparkan dengan peristiwa berdarah yang terjadi pada Jumat (8/11/2025) pagi.
Sebuah rumah bercat hijau putih di gang sempit itu tiba-tiba dipadati warga setelah aparat kepolisian mengungkap motif di balik kasus penganiayaan berat yang berujung kematian.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. didampingi Kasat Reskrim AKBP Bayu Putro Wijayanto, Wakasat Reskrim AKP Ainul Yaqin, Kapolsek Percut Tembung AKP Ras Maju Tarigan, S.H., M.H., dan Kasi Humas AKP H. Sihotang menjelaskan, hasil penyelidikan mengungkap bahwa motif pelaku, AS, didorong oleh rasa cemburu buta terhadap kekasih sesama jenisnya, AK.
"Hubungan spesial antara AK dan AS sudah berlangsung sekitar tiga tahun, sejak AK bercerai dari suaminya," ungkap Kapolrestabes kepada wartawan di lokasi, Rabu (12/11/2025) sore.
Dalam rekonstruksi kejadian, AS yang tinggal satu rumah dengan AK diduga gelap mata setelah curiga pasangannya hendak berangkat ke Malaysia tanpa mengajaknya. Dalam amarah, AS mengambil gunting dari lemari dekat kamar mandi dan menikam AK yang sedang tidur bersama anaknya.
"AS membekap korban dengan bantal dan menikam bagian punggung, lengan, dan perut berkali-kali. Pergumulan itu berlangsung sekitar sepuluh menit," jelas Kapolrestabes.
Anak AK, yang menyaksikan ibunya diserang, berteriak histeris hingga membuat korban sempat berlari keluar kamar untuk menyelamatkan diri. Sementara pelaku, AS, kemudian mengunci kamar dan mengakhiri hidupnya sendiri dengan luka tusukan di tubuhnya.
Penyidik Polrestabes Medan telah memeriksa tujuh orang saksi, termasuk teman satu rumah, bidan, kepala dusun, tetangga, dan kakak korban yang juga menjadi pelapor.
Kapolrestabes menegaskan, kasus yang sempat viral di media sosial ini menjadi perhatian serius kepolisian. "Kami sudah melakukan olah TKP, memeriksa saksi-saksi, dan memastikan semua fakta di lapangan terungkap secara objektif," ujarnya.
Peristiwa tragis ini menjadi pelajaran bahwa cemburu buta tanpa kendali bisa berujung maut. (Bardan)
Mengerikan, Pulang Wisuda Mobil Kecelakaan di Jalan Tol Lubuk Pakam, 4 Tewas, 3 Luka