Korban Pemalsuan Tanda Tangan di Samosir : Bapak Kapolda Tolonglah Berikan Saya Kepastian Hukum
analisamedan.com - Kecewa dengan pelayanan Polres Samosir karena perkara pemalsuan tanda tangan yang setahun tidak kunjung selesai membuat korban Luhut Situngkir warga Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir meminta tolong kepada Kapolda Sumatra Utara, Irjen. Pol. Drs. RZ Panca Putra Simanjuntak, M.Si.
Kedatangan Luhut Situngkir ke Polda Sumatra Utara didampingi kuasa hukumnya, Arlius Zebua, S.H, M.H dan Agus Buulolo, S.H, M.H pada Jumat (24/2/2023). "Saya sangat kecewa dengan Polres Samosir, laporan pengaduan saya sudah setahun lebih tidak ada kepastian hukumnya," katanya dihadapan wartawan.
Baca: Tanda Tangannya Dipalsukan Dan Sudah Dilaporkan Sejak Tahun 2021
Sebagai korban yang mengaku sangat lelah capek datang ke Polres Samosir, Luhut meminta Kapolda Sumatra Utara dapat merespon kasus yang dinilainya begitu sulit dituntaskan oleh kepolisian di Polres Samosir.
"Bapak Kapolda, tolonglah saya, kalau memang polisi di Polres Samosir tidak sanggup lagi, lebih baik kasus saya di SP3 saja, berikan saya kepastian hukum bapak, tolong saya masyarakat kecil ini," kata pria yang berprofesi sebagai guru ini.
Sementara itu, Arlius Zebua, S.H, M.H meminta kepolisian Polda Sumatra Utara memberikan kepastian hukum kepada masyarakat kecil di Indonesia ini. Diakuinya, kasus ini sudah sangat lama tanpa kepastian hukum.
"Kami berharap Bapak Kapolda Sumatra Utara segera memberikan tindakan tegas kepada oknum penyidik Polres yang menangani perkara klien kami. Dan, memberikan tindakan tegas kepada terlapor atas nama Punguan Situmorang yang memalsukan tanda tangan klien kami," tegas Arlius.
Ia juga menegaskan Polres Samosir seharusnya telah cukup memiliki bukti untuk menetapkan terlapor sebagai tersangka dimana sudah memeriksa saksi sebanyak tujuh orang ditambah dengan hasil Laboratorium Forensik (Labfor) yang dilakukan oleh Polda Sumatra Utara.
Guru Besar UIN Sumut Hasrat Efendi Samosir: Partai Politik Harus Adaptif di Era Digital
Ratusan Juta Uang Warga Tarutung Diduga Digelapkan, Oknum ASN Pemkab Samosir Dilaporkan di Polda
Pemprovsu Umumkan Kepengurusan Baru Toba Caldera Geopark, Putra Putri Toba "Terbuang"
Pemerintah Samosir Dukung Penuh Kemah Kaldera Toba IV Kwarda Sumut 2024
Sebanyak 4 Camat dan 18 Pejabat Baru Dilantik Sekdakab Samosir. Berikut nama-namanya: