Mantan Anggota DPRD Langkat Tewas Ditembak, Begini Kata Saksi

Sugiatmo - Jumat, 27 Januari 2023 10:49 WIB
Mantan Anggota DPRD Langkat Tewas Ditembak, Begini Kata Saksi
analisamedan/endang junaidi
Korban saat di rumah sakit


Informasi diperoleh dari salah seorang saksi, Arif (30) Jumat (27/1/2023), menyebutkan, sebelum kejadian sekira pukul 23.00 WIB, ia dan teman-temannya ngobrol di warung milik Miran di Dusun I Desa Besilam BL.

Kemudian bubar pulanag ke rumah masing-masing. Saat itu, Paino pulang dengan mengendarai sepeda motor KLX miliknya.

Tak berselang lama, warga mendengar ada letusan senjata api namun tidak diketahui asal letusan senjata pai tersebut. Arif (30) yang juga teman ngobrol Paino di warung Miran, melihat korban tergeletak di tengah jalan.

Karena panik dan ketakutan, Arif kemudian memanggil Hendra untuk datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Saat tubuh Paino dibalikkan oleh teman-temannya ada luka tembak di dada.

Kemudian, Arif dan Hendra membawa Paino ke RS Putri Bidadari Wampu dengan menggunakan mobil. Saat dibawa ke UGD, sekira jam 00.50 WIB dokter jaga di sana menyatakan bahwa Paino sudah meninggal dunia.

Mendengar kabar itu, keluarga Paino lun datang ke RS Putri Bidadari. Karena merasa ada kejanggalan atas kematiannya, keluarga Paino kemudian menghubungi Polsek Stabat. Mereka meminta, agar polisi mengusutnya dan dilakukan penyelidikan.

Pada Jumat (27/1/2023) dinihari sekira pukul 03.50 WIB, jenazah Paino dibawa ke RS Brimob Medan untuk dilakukan otopsi. Polisi kemudian mengumpulkan bukti-bukti dan saksi dan meminta keterangan dari keluarga korban.

Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy SH MH membenarkan peristiwa penembakan itu. "Laporan lengkapnya nanti kami kirim ke Kasubbag Humas Polres Langkat," kata Ferry via pesan WhatsApp-nya, Jum'at (27/1/223) pagi.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru