Kisah Dermawan yang Peduli Orang Miskin, Allah Utus Malaikat untuk Gantikan Mengerjakan Ibadah Haji

Sugiatmo - Rabu, 14 Juni 2023 10:00 WIB
Kisah Dermawan yang Peduli Orang Miskin, Allah Utus Malaikat untuk Gantikan Mengerjakan Ibadah Haji
int
Ilustrasi ibadah haji di Tanah Suci Mekah

analisamedan.com - Dalam kitab An-Nawadir karya Syekh Syihabuddin Ahmad ibn Salamah Al Qulyubi menceritakan, ada ulama Abdullah bin Mubarak sedang melaksanakan perjalanan menuju tanah suci.

Namun dalam perjalanan melintasi kota Kuffah ulama ini melihat perempuan sedang mencabut bulu itik. Melihat ciri-cirinya, Abdullah bin Mubarak menduga itik itu adalah bangkai.

Beliau bertanya kepada perempuan itu. Apakah itik itu sembelihan halal atau bangkai.

Perempuan itu berkata. "Ini bangkai dan aku memakannya bersama keluargaku,"

Abdullah bin Mubarak heran. Mengapa di Kuffah bangkai di kosumsi.

Dia mengatakan makanan itu haram. Perempuan itu justru mengusir sang ulama.
Abdullah bin Mubarak pergi.

Hari berikutnya beliau datang lagi dengan nasihat yang sama.

Sampai suatu hari sang perempuan menjelaskan apa adanya. "Aku punya 3 orang anak. Aku tidak punya makanan lain untuk kuberikan pada mereka," jawabnya.

Abdullah bin Mubarak tersentak. Beliau pergi dan kembali membawa makanan, pakaian, dan keledai.

"Ambil keledai ini dan semua barang yang dibawahnya," kata Abdullah.

Tanpa disangka musim hajipun sudah berlalu. Abdullah masih berada di Kuffah. Artinya beliau tidak bisa menunaikan ibadah haji tahun itu.

Ahirnya beliau memutuskan bermukim sementara di Kuffah sampai rombongan haji pulang dan dia ikut bersama rombongan itu pulang ke kampung halamannya.

Hingga dia bertemu dengan rombongan dan kembali ke kampung halamannya.

Ketika sampai di kampung halamannya Abdullah disambut antusias oleh warganya dan mengucapkan selamat atas ibadah haji yang dikerjakannya.

Abdullah sangat malu, karena keadaan tidak seperti yang dipikirkan banyak orang

"Aku tidak berhaji tahun ini," ucap Abdullah.

Temannya menjawab. "Bukankah kami menitipkan bekal kepadamu dan mengambilnya kembali ketika kau di Arafah," tanya kawannya.

Kawan lain menimpalinya. "Bukankah kau yang memberi minum buat kami di sana. Kau juga membelikan barang buat kami," ujarnya.

Abdullah semakin bingung, karena dia tidak ke tanah suci. "Aku tidak paham kalian bilang apa. Aku tidak berhaji," imbuhnya.

Dalam kebingungannya itu Abdullah tertidur. Kemudian beliau mendengar suara. "Hai Abdullah Allah menerima amal sedekahmu. Allah mengirim malaikat menyerupai sosokmu dan menggantikan dirimu menunaikan ibadah haji".

Begitulah kisah Abdullah bin Mubarak mengerjakan haji namun dia tidak di tanah suci.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru