Melalui Workshop : FKUB Kota Medan lahirkan Modul Kerukunan Umat dan Moderasi Beragama
Irwansyah menyampaikan ada banyak tantangan beragama sebenarnya terletak pada sikap eksklusif dalam beragama yang menyebabkan konflik agama karena ajaran kekerasan atas nama agama, kemudian ketaatan beragama seseorang yang tidak selaras dengan ketaatan bernegara. Kemudian isu-isu yang sangat krusial dalam kerukunan adalah bagaimana pemerintah dan tokoh agama dapat menyikapi isu kerukunan sampai pada lapisan masyarakat bawah.
Jufri Naldo juga menegaskan dalam penyusunan modul ini harus mampu menyentuh seluruh lapisan bawah masyarakat dengan adanya muatan bina damai dan resolusi konflik di dalamnya.
Ketua Panitia Prof. Dr. Azhari Akmal Tarigam, M.Ag yang juga Bendahara FKUB Kota Medan selaku penanggung jawab penulisan modul Kerukunan dan Moderasi Beragama menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menuangkan fikirannya dalam penyelesaian Modul tersbut.
Akmal Tarigan berharap buku ini diharapkan dapat menjadi salah satu pegangan bagi aktivis Kerukunan Umat Beragama dan Relawan Beragama dalam menjaga kerukunan di Indonesia Khususnya Kota medan yang kita cintai ini.
Selama kegiatan tersebut seluruh peserta sangat antusias dan hikmat dalam diskusi tentang pembuatan buku modul tersebut. seluruh perwakilan tokoh agama yang hadir sangat antusias dalam memberikan gagasan-gagasannya dan mengaharapkan modul tersebut dapat segera di rilis dan dicetak agar dapat dibaca dan sampaikan poin-poin utama buku ini kepada masyarakat.
UNPRI Jadi Kampus Pertama Creative Workshop JNE Content Competition 2026
SIWO Sumut Gelar Workshop Wartawan Olahraga
Workshop Penguatan Kapasitas Dalam Analisis Kebijakan Pembangunan dengan Pendekatan Pemodelan System Dynamics
Sameda Gelar Workshop Ekonomi Hijau dan Hilirisasi UKMK Perempuan Petani Sawit Naik Kelas
Workshop Peningkatan Kompetensi Kehumasan, Perkuat Peran Humas untuk Kemajuan Unimed