Menuju Pilkada 2024 : Siapa Bisa Mengurangi Kemiskinan dan Pengangguran di Tanjung Balai

Gustan Pasaribu - Rabu, 21 Agustus 2024 20:49 WIB
Menuju Pilkada 2024 : Siapa Bisa Mengurangi Kemiskinan dan Pengangguran di Tanjung Balai
dok.analisamedan.com
Kantor Walikota Tanjung Balai

analisamedan.com -Tanjung Balai, sebuah kota di pesisir timur Sumatera Utara, menghadapi tantangan serius terkait kemiskinan. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2023, sekitar 12,21% penduduk kota ini hidup di bawah garis kemiskinan. Meskipun angka ini menunjukkan sedikit penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 12,45%, jumlahnya tetap signifikan dan mencerminkan masalah sosial-ekonomi yang mendalam di kota ini.

Garis kemiskinan di Tanjung Balai pada tahun 2023 ditetapkan sebesar Rp554.065 per kapita per bulan. Artinya, keluarga yang memiliki pendapatan di bawah angka tersebut dianggap miskin. Penurunan persentase kemiskinan ini mencerminkan adanya upaya dari pemerintah dan berbagai pihak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengurangi kemiskinan secara lebih signifikan.

Di sisi lain, pengangguran juga menjadi masalah besar di Tanjung Balai. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kota ini tercatat sebesar 4,47% pada tahun 2023. Angka ini menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 20 penduduk yang siap bekerja belum mendapatkan pekerjaan. Pengangguran yang tinggi, terutama di kalangan pemuda, bisa memperburuk kondisi kemiskinan karena kurangnya pendapatan yang stabil bagi banyak keluarga.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru