Rahmayani, Sosok Guru MIN 3 Asahan Sang Pemberantas Buta Al-Quran di Desa Pulau Rakyat
analisamedan.com -Di salah satu desa yang berada di Kecamatan Pulau Rakyat Kabupaten Asahan, bernama Pulau Rakyat Tua, tinggallah seorang guru yang tulus ikhlas mengabdikan diri untuk memberantas buta aksara Al-Quran. Di tengah kesibukannya sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 3 Asahan, Rahmayani, S.Pd.I, tak pernah lelah menebar kebaikan.
Dengan semangat yang membara, Rahmayani mendirikan program belajar Al-Quran gratis bagi masyarakat Desa Pulau Rakyat Tua. Tanpa pamrih, ia meluangkan waktu dan tenaga untuk mengajarkan baca tulis Al-Quran kepada siapa saja yang ingin belajar, dari anak-anak hingga orang dewasa.
"Saya melihat banyak sekali masyarakat di sini yang ingin belajar Al-Quran, namun terkendala biaya dan akses. Maka dari itu, saya berinisiatif untuk membuat program belajar gratis ini," ungkap Rahmayani dengan senyum tulus.
Perjalanan Rahmayani dalam memberantas buta aksara Al-Quran tidaklah mudah. Berbagai tantangan harus Ia hadapi, seperti keterbatasan sarana dan prasarana. Namun, semua rintangan itu tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berbagi ilmu.
"Awalnya, hanya ada beberapa orang yang tertarik untuk belajar. Namun, seiring berjalannya waktu, jumlah santri semakin bertambah. Ini menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk terus berjuang," imbuhnya.
Rumah Zakat Medan Salurkan 10 Set Al Quran Braille untuk Difabel Netra di Pertuni Sumut
Segerakan !
15 Tahun Ummu Rahmah, Menuntun Umat Lewat Cinta Alquran
“Sejarah Terukir! Medali OMI NASIONAL dari Dua Murid Madrasah Aliyah Al-Azhar Asy-Syarif Sumatera Utara
Kakanwil Kemenagsu Tinjau ANBK di MIN 12 Medan: Siswa Diminta Jujur dan Percaya Diri