2 Warga Hilang Saat Banjir Terjang Sidimpuan
Amir Hamzah Harahap - Sabtu, 15 Maret 2025 17:29 WIB
Keterangan Fhoto: Saat Proses Pencarian
analisamedan.com -Dua warga Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dinyatakan hilang saat peritiwa banjir pada Kamis (13/03) Malam.
Kronologi dinyatakan hilangnya kedua korban bernama Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Kakek bernama Bangun Hutabarat (70) berawal saat keduanya terakhir terlihatsebelum kejadian pukul 20.00 WIB di warung.
"Dari keterangan saksi terakhir kali melihat korban belanja diwarung. Itu sebelum kejadian banjir. Sedangkan lokasi tempat tinggal mereka tak jauh dari sungai Batang Angkola" Kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel,M Rizal Rangkuti.
Lalu sesudah banjir mulai menyusut, warga hanya menemukan sepeda motor korban dan pakaian tertimbun tanah.
"Itu dari laporan yang masuk kita (Basarnas) disekitar kediamannya warga hanya menemukan septor korban dan baju sudah tertimbun" Ucapnya.
Sedangkan proses pencarian sudah dimulai sejak pagi bersama Basarnas, BPBD, TNI, POLRI dan Masyarakat namun belum ada hasil.
"Sejak pagi tadi kita sudah menyisir dan melakukan pencarian dari titik lokasi awal korban hingga ke Bendungan Paya Sordang. Sudah kita sisir itu menggunakan perahu. Besok kita juga melakukan pemetaan dan sisir titik yang dianggap memungkinkan. Karena di pinggiran sungai ini kebanyakan perkebunan warga" Terangnya.
Kronologi dinyatakan hilangnya kedua korban bernama Ali Rasmi Hasibuan (47) dan Kakek bernama Bangun Hutabarat (70) berawal saat keduanya terakhir terlihatsebelum kejadian pukul 20.00 WIB di warung.
"Dari keterangan saksi terakhir kali melihat korban belanja diwarung. Itu sebelum kejadian banjir. Sedangkan lokasi tempat tinggal mereka tak jauh dari sungai Batang Angkola" Kata Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tabagsel,M Rizal Rangkuti.
Lalu sesudah banjir mulai menyusut, warga hanya menemukan sepeda motor korban dan pakaian tertimbun tanah.
"Itu dari laporan yang masuk kita (Basarnas) disekitar kediamannya warga hanya menemukan septor korban dan baju sudah tertimbun" Ucapnya.
Sedangkan proses pencarian sudah dimulai sejak pagi bersama Basarnas, BPBD, TNI, POLRI dan Masyarakat namun belum ada hasil.
"Sejak pagi tadi kita sudah menyisir dan melakukan pencarian dari titik lokasi awal korban hingga ke Bendungan Paya Sordang. Sudah kita sisir itu menggunakan perahu. Besok kita juga melakukan pemetaan dan sisir titik yang dianggap memungkinkan. Karena di pinggiran sungai ini kebanyakan perkebunan warga" Terangnya.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pupuk Subsidi Langka dan Mahal, Petani Sipirok Tapsel Menjerit dan Ratapi Nasib
PKB Dukung Kebijakan Walikota Tunda Karnaval Ditengah Bencana Asap Karhutla
Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditunda. Walikota: Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas
Dilema Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Ditengah Gempuran Asap Karhutla, Ketua PKB: Utamakan Kesehatan Siswa
Karnaval HUT Pemko Padangsidimpuan Akan Diikuti Ribuan Siswa, Ketua PKB: Tetap Utamakan Kesehatan Ditengah Gempuran Asap
Sekolah di Padangsidimpuan Diliburkan Karena Kabut Asap Memburuk. Terapkan PJJ
Komentar