Garuda Indonesia Rampungkan Penerbangan Haji Fase Keberangkatan 1446 H, Catatkan Ketepatan Waktu 96,4 Persen
Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani, menyampaikan bahwa keberhasilan menyelesaikan fase keberangkatan ini merupakan wujud kesyukuran atas amanah yang diemban perusahaan. "Ibadah haji adalah momen istimewa bagi setiap jemaah. Maka, keberhasilan kami adalah memastikan seluruh jemaah dapat melakukan perjalanan ke Tanah Suci dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Garuda Indonesia mencatat tingkat ketepatan waktu (on-time performance/OTP) sebesar 96,4 persen selama fase keberangkatan ini. Capaian tersebut merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir untuk operasional penerbangan haji. Menurut Wamildan, hal ini dicapai berkat soliditas tim dan sinergi antarpemangku kepentingan yang terlibat dalam operasional penerbangan haji.
"Tahun ini, kami melakukan sejumlah perbaikan signifikan, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan operasional di titik-titik keberangkatan dan kedatangan. Semua dilakukan agar perjalanan jemaah berjalan lancar dan sesuai jadwal," jelasnya.
Garuda Indonesia dijadwalkan memulai fase pemulangan jemaah pada 11 Juni hingga 10 Juli 2025. Untuk menghadapi fase tersebut, perusahaan memperkuat koordinasi dengan otoritas bandara serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap armada yang digunakan guna memastikan kelayakan terbang sesuai regulasi.
"Melayani jemaah haji Indonesia selama lebih dari tujuh dekade adalah kehormatan bagi Garuda Indonesia. Komitmen kami adalah terus menghadirkan pelayanan terbaik dengan evaluasi dan pengembangan berkelanjutan," tutup Wamildan.
Wamen Kemenhaj RI : Oleh-oleh Terbaik Ibadah Haji Adalah Haji Mabrur
356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Disambut Haru di Ahmed
Sambut Jamaah Haji, Wako Harry Pahlevi: Selamat Datang, Selamat Berkumpul Bersama Keluarga
Jamaah Haji Asal Padangsidimpuan Dijadwalkan Tiba Senin Malam di Balai Kota
Indonesia Masuk Semifinal Usai Taklukkan Vietnam