Ketua Kloter 06 KNO Pastikan Kesehatan Jemaah Terjaga Jelang Keberangkatan ke Mekkah

Gustan Pasaribu - Sabtu, 17 Mei 2025 09:55 WIB
Ketua Kloter 06 KNO Pastikan Kesehatan Jemaah Terjaga Jelang Keberangkatan ke Mekkah
dok.analisamedan.com
para jemaah diarahkan untuk mandi dan mengenakan kain ihram. Mereka kemudian singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) untuk mengambil miqat dan berniat menunaikan umrah wajib, sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji Tamattu.

analisamedan.com Jemaah haji asal Kabupaten Langkat yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 06 Embarkasi Medan (KNO) diberangkatkan dari Madinah menuju Mekkah pada Jumat (16/5/2025) pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS) atau 13.00 WIB. Perjalanan dilakukan melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh enam hingga tujuh jam.

Sebelum keberangkatan, para jemaah diarahkan untuk mandi dan mengenakan kain ihram. Mereka kemudian singgah di Masjid Dzulhulaifah (Bir Ali) untuk mengambil miqat dan berniat menunaikan umrah wajib, sebagai bagian dari pelaksanaan ibadah haji Tamattu.

Bagi jemaah lansia dan yang memiliki kondisi kesehatan terbatas, petugas menyarankan untuk mengambil niat ihram dari dalam bus tanpa perlu turun dan melaksanakan salat sunnah di masjid. Hal ini dilakukan demi menjaga stamina jemaah menjelang pelaksanaan ibadah yang cukup padat di Mekkah.

Ketua Kloter 06, H. Ainul Aswad, M.A., mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, kondisi tubuh yang prima sangat menentukan kelancaran ibadah haji.

"Dengan kondisi kesehatan yang baik, insyaallah jemaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan mendapatkan haji yang mabrur," ujarnya.

Petugas kloter juga terus memantau kondisi kesehatan jemaah secara berkala dan berkoordinasi dengan tim medis untuk memastikan pelayanan terbaik. Upaya ini dilakukan mengingat sebagian besar jemaah Indonesia berusia di atas 50 tahun, sehingga pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama.

Selain itu, fasilitas akomodasi, konsumsi, dan transportasi juga mendapat perhatian penuh dari petugas. Semua layanan diupayakan sesuai dengan standar pelayanan haji yang ditetapkan Kementerian Agama agar jemaah merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah.


Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru