Kloter 09 KNO Siap Bergerak ke Mekkah, Jemaah Diberi Pembekalan dan Imbauan Kesehatan

Gustan Pasaribu - Selasa, 20 Mei 2025 14:29 WIB
Kloter 09 KNO Siap Bergerak ke Mekkah, Jemaah Diberi Pembekalan dan Imbauan Kesehatan
dokumenanalisamedan.com
Sebanyak 360 jemaah haji asal Indonesia yang tergabung dalam Kloter 09 KNO akan diberangkatkan dari Madinah menuju Mekkah pada Senin, (19 /5/2025) sekitar pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Pemberangkatan dilakukan menggunakan sembilan unit bus secara beriringan, dengan titik awal keberangkatan dari Hotel Safwat Al-Madinah.

analisamedan.com -Sebanyak 360 jemaah haji asal Indonesia yang tergabung dalam Kloter 09 KNO akan diberangkatkan dari Madinah menuju Mekkah pada Senin, (19 /5/2025) sekitar pukul 14.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Pemberangkatan dilakukan menggunakan sembilan unit bus secara beriringan, dengan titik awal keberangkatan dari Hotel Safwat Al-Madinah.

Ketua Kloter 09 KNO, M. Lukman Hakim Hasibuan, memimpin langsung persiapan keberangkatan dengan mengumpulkan seluruh jemaah di lantai 10 Hotel Safwat Al-Madinah. Dalam kegiatan tersebut, para jemaah mendapatkan pengarahan teknis pelaksanaan ibadah haji dan umrah dari Tim Pembimbing Ibadah serta Tim Kesehatan Kloter.

Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPHI) Kloter 09, Dr. H. Sori Monang, M.Th, menyampaikan tata cara pelaksanaan niat ihram. Ia mengimbau jemaah untuk melakukan mandi sunnah, bercukur, dan memakai wewangian sebelum mengenakan pakaian ihram dari hotel. Selanjutnya, bus akan membawa jemaah menuju Masjid Bir Ali untuk melaksanakan shalat Tahiyyatul Masjid, shalat jamak qashar taqdim Zuhur dan Ashar, serta shalat sunnah ihram sebelum mengambil miqat.

Sementara itu, Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Kloter 09 yang dipimpin dr. Fitriaty Munawwirah mengingatkan pentingnya menjaga kondisi tubuh selama berada di Kota Suci Mekkah yang diperkirakan bersuhu hingga 45 derajat Celsius.

"Perbanyak konsumsi cairan dengan oralit, karena minum air putih saja tidak cukup dalam kondisi panas ekstrem. Untuk jemaah wanita, hindari konsumsi kurma secara berlebihan karena bisa memicu datangnya haid saat dalam keadaan ihram," ujarnya.

Fitriaty juga menjelaskan bahwa Kloter 09 KNO tahun ini dilayani oleh Syarikah Rafadh. Sebagai informasi, pada musim haji 2025, Kementerian Agama RI bekerja sama dengan delapan syarikah dari Arab Saudi, menggantikan sistem lama yang sebelumnya hanya dikelola oleh satu lembaga, yakni Muassasah Asia Tenggara. Sistem baru ini memberikan peluang bagi perusahaan swasta Arab Saudi untuk melayani jemaah haji.

Syarikah merupakan mitra resmi pemerintah Arab Saudi yang bertugas menyediakan layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga pengelolaan pergerakan jemaah selama di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Delapan syarikah yang ditunjuk pada musim haji 2025 antara lain Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad. Masing-masing syarikah menangani 11 ribu hingga 36 ribu jemaah.

Namun, Lukman menyebutkan bahwa sistem ini juga membawa tantangan baru. Perbedaan jadwal pembagian kartu Nusuk Haji serta disparitas akomodasi dan transportasi membuat sejumlah jemaah dari satu kloter terpisah penempatannya.

"Alhamdulillah, pemerintah cepat merespons persoalan ini. Kini visa haji dapat digunakan sebagai pengganti kartu Nusuk, dan akan diterbitkan surat edaran dari Menteri Agama untuk memperbolehkan penggabungan jemaah dalam satu hotel jika sebelumnya terpisah," ungkap Lukman.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi lintas tim, jemaah Kloter 09 KNO diharapkan dapat menjalani ibadah haji dengan aman dan lancar di Tanah Suci.








Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru