Mulai Hari Ini Peserta Jambore Dunia Dipindahkan, Ada Rasa Haru "Berpamitan" dengan "Merah Putih".

Sugiatmo - Selasa, 08 Agustus 2023 09:15 WIB
Mulai Hari Ini Peserta Jambore Dunia Dipindahkan, Ada Rasa Haru "Berpamitan" dengan "Merah Putih".
analisamedan/dok
Peserta Jambore Dunia dari Indonesia memberi hormat kepada bendera merah putih sebelum meninggalkan bumi perkemahan Sae Man Geum, Korea Selatan (Korsel), Selasa (08/08/2023).

analisamedan.com - Sebanyak 39 ribu peserta Jambore Dunia mulai meninggalkan Bumi Perkemahan Sae Man Geum, Korea Selatan (Korsel), Selasa (08/08/2023). Pemindahan ini menyusul adanya peringatan dini akan terjadi topan Khanun yang melanda sejumlah kawasan di Korsel pada 9 dan 10 Agustus 2023.

Kontingen dari Indonesia juga sudah berkemas menuju lokasi yang sudah disiapkan pemerintah Korsel. Ada rasa haru saat meninggalkan bumi perkemahan.

Dari video yang dikirim, kontingen Indonesia dari berbagai Kwartir Daerah, termasuk Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Utara, mengumandangkan lagu Indonesia Raya dihadapan Sang Merah Putih yang berkibar, walau tanpa upacara resmi. Dengan posisi menghormat kearah bendera merah putih yang sedang berkibar, peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Walau tak terucap, apa yang dilakukan anak-anak Pramuka itu sebagai ungkapan pamit kepada "merah putih" yang menyatukan mereka di Bumi Perkemahan Sae Man Geum, Korea Selatan.

Sebelum meninggalkan lokasi peserta juga melakukan doa bersama dipandu salah seorang pembina putri. "Sebelum kita meninggalkan lokasi ini mari kita berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing" ucap orang dewasa itu.

Seluruh proses pemindahan diatur oleh Pemerintah Korea Selatan untuk memindahkan peserta yang masih ada dari 155 negara ke tempat yang lebih aman di Seoul dan sekitarnya. Pemindahan akan dilakukan dengan mengerahkan sekitar 1000 bus yang mulai pukul 08.00, dan diperkirakan akan selesai dalam waktu 14 jam.

Untuk pergerakan pemindahan akan didahulukan peserta didik, dan dilanjutkan pemindahan orang-orang dewasa yang tergabung dalam Jambore, baik sebagai Contingent Management Team maupun International Service Team.

Sementara itu, KBRI Seoul juga menyiapkan beberapa mahasiswa Indonesia yang bisa berbahasa Korea untuk membantu komunikasi antara para peserta didik dengan pihak-pihak terkait di setiap lokasi pemindahan peserta Indonesia.

Pimpinan Kontingen Gerakan Pramuka, Mayjen TNI Mar (Purn) Yuniar Ludfi, memastikan untuk mengarahkan para unit Leader (pembina pasukan) Indonesia agar 1.569 peserta Indonesia bisa dipindahkan sesuai jadwal masing-masing.

Saat ini, kondisi peserta Indonesia semua dalam keadaan aman dan tetap bersemangat. Bahkan masih tampil pada pertunjukan kesenian di panggung utama Jambore pada Senin (7/8) malam bersama hanya 15 negara lain yang lolos seleksi untuk tampil di panggung utama Jambore.

Setelah dipindahkan, para peserta masih akan mengikuti beberapa acara Jambore dan mendapat konsumsi sebagaimana dijadwalkan. Penutupan direncanakan tetap dilakukan 11 Agustus 2023 malam hari dengan penampilan Konser beberapa grup KPop di Sangam World Cup stadion di Seoul.

Sedangkan pemulangan kontingen Indonesia ke Tanah Air tetap sesuai rencana pada 12,13, dan 14 Agustus 2023 sesuai jadwal penerbangan masing-masing.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru