Sampaikan Aspirasi Umat, PWNU Harap Garuda Indonesia Buka Rute ke Tanah Suci
Disebutkan Marahalim, keberangkatan umrah terkadang ada sejumlah persoalan, hal ini dikarenakan fasilitas travel yang membawa jamaah umrah dirasa efisien. Ada jasa umrah yang menawarkan perjalanan 10 hari, dan ini terkadang membutuhkan waktu pergi pulang 2 hari (jadi PP 4 hari) dan tersisa hanya 6 hari untuk beribadah di Tanah Suci.
Misalnya, lanjut Marahalim, ada maskapai penerbangan yang waktu transitnya sangat lama dan panjang, seharusnya keberangkatan Indonesia-Madinah hanya membutuhkan 8 jam, ternyata ini bisa membutuhkan 2 hari karena adanya transit mengisi BBM di suatu negara.
Karenanya Ketua PWNU Sumut berharap Garuda Indonesia bisa membuka trayek perjalanan umroh langsung dari Medan Kualanamu ke Tanah Suci.
"Memang biaya perjalanan dengan maskapai Garuda lebih mahal, namun fasilitasnya sudah diakui dan pihak maskapai ini juga sudah profesional, baik dalam kenyamanan maupun keamanan penerbangan. Ini tentu sangat membantu masyarakat Sumatera Utara dalam perjalanan ibadahnya yang berkualitas, baik dan nyaman," tutur Marahalim.
Pertemuan yang penuh dengan kekeluargaan itu disambut hangat para petinggi Garuda Indonesia.
KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Potong Enam Sapi Kurban, PWNU Sumut berbagi Kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha
PWNU Sumut Siap Berkolaborasi Program Keumatan dengan Kanwil BPN Sumut
PWNU Sumut Peringati Nuzulul Quran, Gubsu Ajak NU Bersinergi dengan Pemerintah
Ketua PWNU Sumut Ucapkan Selamat ke Bobby Nasution : Selamat Emban Amanah sebagai Gubernur