KNPI Padangsidimpuan Goes To School Sosialisasi Bahaya Judol, Pergaulan Bebas Dan Narkoba

Amir Hamzah Harahap - Sabtu, 21 Desember 2024 23:07 WIB
KNPI Padangsidimpuan Goes To School Sosialisasi Bahaya Judol, Pergaulan Bebas Dan Narkoba

analisamedan.com -Dalam rangka menjaga generasi muda dari bahaya narkoba, seks bebas dan judi online, DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padangsidimpuan menggelar sosialisasi langsung ke sejumlah sekolah tingkat SMA/MA.

Programkan KNPI Goes To School yang digelar pada Jumat, (20/12) ini merupakan sebagai agenda ruti ini dengan tema "Terbentuknya Karakter Ideal Sehingga Menciptakan Generasi Emas 2045".

Dimana tujuan turun langsung ke sekolah guna memberikan pemahaman terkait dampak pergaulan bebas, narkoba, seks bebas dan judol disejumlah sekolah di Komplek Sadabuan.

Kegiatan tersebut berlokasi di Aula SMA Negeri 4, SMK Negeri 2, MAN 1, MAN 2 Padangsidimpuan yang dihadiri langsung seluruh siswa, Ketua NKPI Kota Padangsidimpuan, Karim Pohan, Bendahara Hasmar Mulia Lindo Siregar, Ketua Panitia Ferdiansyah Pasaribu serta pemateri Armin Sulaiman Lubis, S.H yang juga Ketua DPC PERADIN Kota Padangsidimpuan.

Dalam pemaparannya, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Padangsidimpuan, Bung Karim Pohan mengungkapkan bahwa program bertajuk KNPI Goes To School ini guna memberikan edukasi.

"Bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dampak terkait pergaulan bebas pada generasi selanjutnya yaitu kalangan pelajar tingkat SMA/MA se-Kota Padangsidimpuan. Dari program tersebut dapat terlihat dampak positif dan negatif terhadap pergaulan bebas ini, dan kegiatan KNPI GO TO SCHOOL ini masih terus berlanjut ke tingkat sekolah" ujar Bung Karim Pohan.

Lanjutnya, program tersebut juga akan berlanjut untuk kalangan pelajar tingkat SMP sederajat dan Universitas, bahkan masyarakat Se-kota Padangsidimpuan. "Ini juga akan berlanjut untuk tingkat pelajar SMP" Tegasnya.



DAMPAK NEGATIF JUDI ONLINE

ia juga menunjukkan beberapa bahaya judi online bagi remaja, termasuk dampak pada kesehatan fisik, aspek sosial, dan kesehatan mental, serta memberikan petunjuk tentang tanda-tanda kecanduan judi online pada remaja yang perlu diwaspadai oleh orangtua, di antaranya:

a. Dampak Kesehatan Fisik

Ketika seseorang terjerat dalam kecanduan judi online, aktivitas fisiknya cenderung menurun karena lebih banyak waktu dihabiskan untuk bermain dan memantau permainan. Hal ini bisa mengakibatkan pola hidup yang tidak sehat, termasuk kurangnya makanan teratur dan kurang tidur, yang meningkatkan risiko penyakit di masa depan.

b. Dampak Sosial

Judi online juga dapat mengurangi interaksi sosial remaja, membuat mereka cenderung menjadi antisosial dan menghindari komunikasi dengan orang lain. Selain itu, kecanduan ini bisa mengganggu kinerja akademik dan rasa percaya diri karena remaja menjadi teralihkan dari tugas-tugas penting seperti tugas sekolah.

Dalam jangka panjang, kecanduan judi online juga meningkatkan risiko remaja terlibat dalam perilaku negatif seperti kenakalan remaja atau penyalahgunaan zat terlarang.

c. Dampak Psikologis

Kecanduan judi online dapat meningkatkan risiko remaja mengalami depresi dan kecemasan serta mengganggu kemampuan mereka untuk fokus, mengontrol diri, dan membuat keputusan.


DAMPAK NEGATIF NARKOBA

Narkoba adalah singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya. Menurut UU Narkotika pasal 1 ayat 1 Nomor 35 tahun 2009 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat atau obat baik yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, yang bersifat alamiah, sintetis atau semisintetis sehingga menimbulkan penurunan kesadaran, halusinasi, dan rasa rangsang.

Obat-obat tersebut dapat menimbulkan kecanduan jika pemakaiannya berlebihan.



DAMPAK PERGAULAN BEBAS DI KALANGAN PELAJAR

Pergaulan bebas dapat berdampak negatif pada pelajar, baik secara mental, fisik, maupun sosial, serta dapat memengaruhi prestasi akademik:


a. Mental


Pergaulan bebas dapat menyebabkan stres, kecemasan, depresi, dan ketidakstabilan emosi.


b. Fisik


Pergaulan bebas dapat meningkatkan risiko tertular penyakit menular seksual, seperti HIV/AIDS, sifilis, gonore, herpes genitalis, dan lainnya.




Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru