UINSU dan UIN Syarif Hiyataullah Sukses Gelar ICIIS 2025, Bahas SDGs
Prof. Muslimin menambahkan, kolokium ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring akademik internasional serta mendorong lahirnya penelitian interdisipliner. Ia juga menekankan bahwa acara ini bukanlah yang terakhir, melainkan awal dari kerja sama yang lebih luas di masa depan.
"Insya Allah kolaborasi ini akan terus berlanjut dan semakin berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat luas," imbuhnya.

Sementara itu, Rektor UINSU Medan Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya forum internasional tersebut di Medan. Ia menekankan bahwa kerja sama ini bukan hanya simbolik, melainkan sebuah komitmen strategis untuk memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam pembangunan bangsa.
"Kolaborasi ini mewakili komitmen nyata untuk mengembangkan penelitian interdisipliner dan menghasilkan inovasi berbasis nilai Islam yang bermanfaat bagi masyarakat," tegasnya.
Rektor UINSU kemudian mengajak seluruh civitas akademika untuk menghapus dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum. Menurutnya, keduanya sama-sama berasal dari Allah SWT dan harus diintegrasikan demi melahirkan peradaban yang unggul.
Prof Nurhayati juga mengajak peserta untuk tidak hanya menulis dan berdiskusi, tetapi juga menciptakan penemuan dan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi tantangan zaman. "Institusi pendidikan tinggi Islam harus menjadi laboratorium peradaban, tempat lahirnya ide-ide besar sekaligus solusi konkret," katanya.
UIN Sumut Medan Siapkan 15 Ekor Hewan Qurban untuk Sambut Iduladha 1447 H
Rektor UIN Sumut : Xinjiang, Kashgar, dan Beijing Miliki Sejarah Panjang Peradaban Islam Asia Tengah
UINSU Wisuda 1.592 Lulusan, Rektor : Momentum Lahirnya Generasi yang akan Menjaga Masa Depan Bangsa
UIN Sumut Gelar ADFEST 2026, Rektor : Mahasiswa dan Civitas Didorong untuk Terus Berinovasi
UINSU Kembali Cetak Guru Besar, Rektor : Harus Mampu Menjadi “Mercusuar Peradaban”