Anggota Komisi VI Rudi Hartono Bangun Soroti Pemeliharaan Pesawat Garuda
Legislator dari Dapil Sumut III itu juga mengkritisi soal penetapan tarif pesawat Garuda untuk penerbangan domestik dan luar negeri. "Penetapan tarif itu menggunakan standar dari mana? Karena kalau dibandingkan dengan Batik Air, Lion Air dan Air Asia, sangat jauh disparitasnya, tentu perlu dijelaskan," ungkapnya.
Baca Juga :
Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pihaknya akan menambah 5 armada baru tahun ini. Adapun saat ini, Garuda Indonesia memiliki 53 armada. "Memang kita sudah bikin deal untuk ada penambahan 5 (armada) baru, bukan baru (tetapi) masuk ke dalam armada kita," kata Irfan usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Jakarta.
Irfan mengatakan, jenis pesawat yang akan masuk tersebut adalah Boeng 737-800. Sementara, terdapat 7 pesawat yang masih harus diisirahatkan atau grounded. "Sekarang tinggal sedikit kok (pesawat yang di-grounded) 7," pungkasnya.