Debat Terbuka Kedua Pilgubsu, Pernyataan Penutup Cawagubsu Hasan Basri Sagala Bernada ‘Kecemasan dan Penegasan’

El-Khair - Kamis, 07 November 2024 13:36 WIB
Debat Terbuka Kedua Pilgubsu, Pernyataan Penutup Cawagubsu Hasan Basri Sagala Bernada ‘Kecemasan dan Penegasan’
dok.analisamedan.com
Pasangan nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala dalam sesi debat publik kedua diselenggarakan KPU Sumut

analisamedan.com - Perhelatan debat publik kedua Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara 2024, Rabu (6/11) malam yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Hotel Santika Dyandra Medan berjalan dalam tempo panas dan saling melempar kritik bernada sindiran terutama antara cagubsu Edy Rahmayadi dan Bobby Afif Nasution.

Peristiwa menarik dari debat publik antara 2 pasangan calon (paslon) tersebut nomor urut 1 Bobby Afif Nasution-Surya dan nomor urut 2 Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala terjadi di akhir debat ketika dua moderator memBerikan kesempatan dalam pernyataan penutup (Closing statement).

Pernyataan bernada 'kecemasan dan penegasan' dilontarkan Cawagubsu nomor urut 2 Hasan Basri Sagala yang mengungkapkan kecemasan meski terdengar bernada imbauan agar semua stakeholder baik aparat penegak hukum, penyelenggara, birokrat di Sumut dapat bersama-sama menjaga demokrasi secara jujur, adil dan bermartabat.

"Hilangkan intimidasi. Hilangkan yang namanya tekanan kepada masyarakat. Kita hilangkan yang namanya menakuti-nakuti masyarakat. Karena itu merusak sendi dan substannsi dari demokrasi itu," tegas Hasan Sagala dengan nada tekanan.

Penegasan bernada tekanan yang menyiratkan kecemasan tersebut ditimpali Hasan Sagala dengan menyampaikan salah satu kaidah fikih "Tasyaruful imam Ala Roiyati manuntun bilmaslahah' yang menegaskan bawah kepemimpinan adalah memberikan kemaslahatan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Kaidah tersebut menurutnya, mengarah kepada pembangunan yang sebaik-baiknya untuk kebaikan bagi masyarakat sehingga dalam memilih pemimpin bukan sosok yang meninggalkan permasalahan bagi masyarakat.

Sebelumnya Hasan Sagala juga memaparkan potensi besar Sumut sebagai provinsi terbsar di luar pulau Jawa. Sumut memiliki banyak ragam budaya suku, agama dan juga bahasa yang menjadi salah satu potensi tidak dimiliki provinsi lain.

"Karena itu kami memunyai komitmen untuk mengembangkan sekaligus merawat Provinsi Sumatera Utara ini ke depan sebagaimana yang telah dilakukan Bapak Edy Rahmayadi pada periode pertama beliau," ujar Hasan Sagala.

Pasangan Edy Rahmayadi-Hasan Basri Sagala akan melanjutkan pembangaun yang sudah ada sebelumnya dan akan dikembangkan atau ditingkatkan menjadi provinsi maju, unggul juga memberikan pembangunan berkelanjutan.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru