Fraksi Partai Golkar, Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal Dorong Tingkatkan Investasi di Kota Medan
Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan kata Rizki pada prinsipnya menyambut baik dan gembira diajukannya Ranperda Kota Medan tentang insentif dan kemudahan penanaman modal.
"Namun kami ingin mempertanyakan dalam bidang apa Pemko Medan menjalin atau memberi izin yang berkaitan dengan penanaman modal dan apakah sudah ada diantaranya berasal dari investor asing, apa yang selama ini menjadi faktor penghambat dalam menarik minat investor dari dalam negeri maupun penanaman modal asing,"ungkap Rizki.
Sebagaimana dimaklumi Kota Medan telah banyak menjalin hubungan kerjasama dengan kota diluar negeri yang disebut dengan sister city. Seberapa besar kontribusi dari program sister city ini kaitannya dalam meningkatkan penanaman modal asing ? apa kendala yang dihadapi ? lalu bagaimana strategi pengembangan penanaman modal asing selama ini dan bagaimana pula kedepannya, mohon penjelasan.
Selanjutnya bagaimana proteksi yang dilakukan Pemko Medan mengantisifasi kemungkinan adanya dampak negatif dari penanaman modal asing, umpamanya dengan pendirian rumah sakit, rumah sekolah/perguruan tinggi, mall dan swalayan terutama kaitannya dengan ekonomi kerakyatan mohon pejelasannya .
Apa saja sesungguhnya ruang lingkup pengaturan dan sasaran jangkauan dan arah yang akan dimuat dalam rancangan peraturan daerah tentang pemberian insentif dan kemudahan penanaman modal di Kota Medan, mohon penjelasan. "Pembangunan Kota Medan sebagaimana yang kita harapkan tentulah dikelola secara prima dan komprehensif, tidak cukup hanya mengedepankan aturan dan perencanaan yang baik namun memerlukan implementasi yang kongkrit dan tepat sasaran serta pendekatan yang humanis.
Untuk itu diperlukan sikap mental yang tangguh, pengabdian yang tulus, etos kerja yang tinggi, jujur dan disiplin serta terus-menerus meningkatkan skill dan profesionalitas dari segenap pelaku pembangunan kota yang kesemuanya itu merupakan faktor kunci keberhasilan pembangunan.
Semoga melalui pembahasan Ranperda ini diharapkan akan menghasilkan sebuah peraturan daerah yang mampu dilaksanakan secara terintegrasi komprehensif, transparan, partisipatif dan akuntabel.
Fraksi Golkar Pertanyakan Realisasi Pendapatan dan Belanja APBD Kota Medan 2025
Fraksi PSI DPRD Medan Minta Pemko Hitung Beban APBD dari Operasional BRT Mebidang
NasDem Dorong Pemkot Medan Optimalkan PAD dan Tutup Kebocoran Anggaran
Fraksi Demokrat DPRD Medan Soroti Rendahnya Serapan Anggaran
PAN - Perindo DPRD Medan Soroti Kemandirian Fiskal dan Serapan Anggaran dalam LPj APBD 2025