Penjabat Bupati Deliserdang Diingatkan, KWPDS : Pelayanan Publik Jangan Sampai Terabaikan

Evaluasi Kadis Kesehatan Deliserdang
El-Khair - Jumat, 21 Juni 2024 14:54 WIB
Penjabat Bupati Deliserdang Diingatkan, KWPDS : Pelayanan Publik Jangan Sampai Terabaikan
dok.analisamedan.com
Ketua KWPDS Sawaluddin Lubis

analisamedan.com - Situasi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Nopember 2024 di Indonesia termasuk Kabupaten Deliserdang kini mulai memanas. Situasi itu harus bisa dipastikan aman dan terkendali termasuk pelayanan publik kepada masyarakat jangan sampai terabaikan.

"Kami mengingatkan Penjabat Bupati Deliserdang jangan sampai mengabaikan pelayanan publik yang menjadi hak masyarakat," tegas Ketua Komunitas Warga Pencinta Deliserdang (KWPDS) Sawaluddin Lubis kepada analisamedan,com,Jumat (21/6).

Situasi dan kesibukan dalam mempersiapkan perhelatan Pilkada Deliserdang merupakan keniscayaan. Pesta demokrasi ini harus berjalan lancar, aman dan damai tanpa kerusuhan yang berimplikasi negatif dengan korbannya masyarakat.

Namun demikian pelayanan publik di Deliserdang tidak boleh terabaikan dengan kesibukan mempersiapkannya. Pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas karena menjadi hak masyarakat.

Pelayanan publik yang terabaikan bukan saja menjadi preseden buruk kinerja Pemkab Deliserdang. Lebih dari itu menjadi tindakan jahat terhadap rakyat yang menjadi korban pengabaian pelayanan dari hak masyarakat.

Menurut Sawaluddin, potensi pengabaian terhadap hak rakyat itu sangat mungkin terjadi. Penjabat Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman harus bertanggung jawab penuh dalam memastikan agar pelayanan publik tidak terabaikan.

"Kalau terabaikan, maka Penjabat Bupati Deliserdang yang harus bertanggung jawab," ungkapnya.

Karena itu, pengawasan terhadap jajarannya terkhusus Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus maksimal. Harus ada penegasan tegas terhadap OPD tidak boleh bermain api dengan terlibat dalam dukung-mendukung calon atau memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi.

"Ini harus tegas, Jangan sampai ini terjadi. Dampaknya sangat berpotensi terhadap kualitas pelayanan publik," tegas Sawaluddin.

Evaluasi Kadis Kesehatan

Secara khusus Sawaluddin juga mengingatkan Penjabat Bupati Deliserdang Wiriya Alrahman untuk mengevaluasi Kepala Dinas Kesehatan dr Asri Ludin yang secara terang-terangan akan maju pada pilkada Deliserdang. Indikasi ini terlihat dari keputusannya mendaftar hampir pada semua partai politik yang membuka pendaftaran dan pencalonan bakal calon kepala daerah (bacakada).

Secara politik itu sah dan menjadi haknya untuk maju sebagai calon kepala daerah (cakada) meski dr Asri Ludin masih berstatus ASN. Namun ini menjadi salah satu potensi akan terabaikannya pelayanan publik. Bahkan bisa menjadi peluang memanfaatkan jabatan untuk kepentingan politiknya.

"Karena itu, sebaiknya Penjabat Bupati Deliserdang segera mengevaluasi posisi Kadis Kesehatan saat ini agar tidak berdampak terhadap pelayanan publik dan potensi menyalahgunakan jabatan," tegasnya.(air)

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru