BPJS Ketenagakerjaan dan FOZ Sumut Sasar Perlindungan bagi Puluhan Ribu Mustahik

Sugiatmo - Jumat, 07 Maret 2025 18:15 WIB
BPJS Ketenagakerjaan dan FOZ Sumut Sasar Perlindungan bagi Puluhan Ribu Mustahik
analisamedan/imar
BPJS Ketenagakerjaan bersama Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Café Srikandi, Jalan Samanhudi, Medan, pada Kamis (6/3).

analisamedan.com - BPJS Ketenagakerjaan bersama Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Café Srikandi, Jalan Samanhudi, Medan, pada Kamis (6/3).

Dalam pertemuan itu terungkap, sebanyak 290.000 mustahik penerima zakat di Sumatera Utara.

"10 persen saja kita sasar secara bertahap, itu sudah mencapai 29.000 orang, " jelas Ketua Forum Zakat Sumatera Utara Sulaiman.

Ditambahkan Sulaiman, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan FOZ Sumut.

"Harapannya apa yang kita kolaborasikan ini membawa manfaat bagi para mustahik. Kita harapkan kepada seluruh lembaga anggota FOZ dapat segera mendaftarkan para mustahik ke dalam program tersebut," ucapnya.

Dukungan terhadap program ini juga disampaikan oleh Ikut Berbagi Indonesia (IBI), salah satu lembaga FOZ Sumut yang pada kesempatan itu menerima sertifikat ketenagakerjaan serta kartu kepesertaan bagi 20 mustahik yang telah didaftarkan.

Ketua Yayasan IBI, Koko, menilai program ini sangat bermanfaat bagi para mustahik.

"Kami menargetkan dapat mendaftarkan hingga 500 mustahik agar mereka mendapatkan perlindungan dalam program ini," ujarnya.

Kakanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumut I Nyoman Suarjaya menegaskan bahwa BPJS Ketenagakerjaan memiliki misi sosial yang sejalan dengan lembaga zakat dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Kami berharap kerja sama ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara. Mustahik yang terdaftar dalam jaminan kecelakaan kerja akan mendapat perawatan medis tanpa batas biaya hingga sembuh, sementara untuk jaminan kematian, pihak keluarga berhak menerima santunan sebesar Rp42 juta," jelasnya.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru