Atraksi Barongsai Pembuka Perayaan Cap Go Meh PSMTI Sumut dan Medan

Taufik Wal Hidayat - Selasa, 07 Februari 2023 09:34 WIB
Atraksi Barongsai Pembuka Perayaan Cap Go Meh PSMTI Sumut dan Medan
analisamedan.com/istimewa
Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa Ginting (dua kanan) dan Anggota DPR RI dr Sofyan Tan bersama pengurus diabadikan pada acara Cap Go Meh yang digelar PSMTI Sumut dan PSMTI Medan di Sekretariatan PSMTI Jalan Pembangunan 1 Medan.

Menurutnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sudah memiliki agenda perayaan secara kebudayaan dan Cap Go Meh merupakan salah satu budaya orang Tionghoa yang sudah mengakar di Indonesia. Salah satu yang terkenal adalah "Lontong Cap Go Meh", ini menjadi salah satu daya tarik kepada turis mancanegara yang datang ke Indonesia.

Maka dari itu, kata dr Sofyan Tan, Singkawang menjadi salah satu tempat yang selalu didukung dananya dari Kemeparekraf. Selain itu, Kemenpanrekraf juga mengakui festival budaya Tionghoa yang diselenggarakan pada hari ke-5 pada Imlek atas bekerjasama dengan PSMTI dan Mitsu PSP, artinya negara mengakui perayaan budaya festival Tionghoa yang ada di Medan.
"Ke depan, Medan juga bisa menyelenggarakan kegiatan yang didukung oleh Kemenparekraf misalnya Ceng Beng, Bakcang dan lainnya. PSMTI diharapkan bisa mengagendakan itu, sehingga semakin banyak turis asing yang datang ke Sumut," tuturnya.

Sementara, Ketua PSMTI Sumut, Tongariodjo Angkasa Ginting SE,MBA,MM,MSc menambahkan, PSMTI terus mempertahankan dan melestarikan kebudayaan Tionghoa dengan cara merayakannya. Dengan begitu, generasi penerus mengetahui perayaan kebudayaan Tionghoa sehingga "mengakar" di dalam diri masing-masing dengan tetap menghargai kebudayaan orang lain.

"Perayaan Cap Go Meh 2574 ini baru pertama kali diselenggarakan, meski sederhana namun bermakna. Saya mengapresiasi kepada seluruh panitia serta pengurus ataupun anggota PSMTI Sumut, Kota Medan ataupun Kecamatan dan Kelurahan yang bekerja sehingga terlaksana dengan baik," katanya didampingi Ketua Panitia, Solihin Chandra.

Tentunya, lanjut Tongariojo Angkasa, dengan adanya perayaan kebudayaan Tionghoa ini diharapkan semakin mempererat persahabatan seluruh marga-marga yang ada di PSMTI.
Karena PSMTI adalah milik seluruh etnis Tionghoa.

"Semoga ke depan PSMTI semakin jaya dan dapat berkontribusi kepada negara Indonesia. Bukan hanya di bidang kebudayaan tetapi juga di bidang sosial dan lainnya," ucapnya.

Sementara, Ketua PSMTI Kota Medan, Johan Tjongiran, SH menambahkan, perayaan Cap Go Meh menjadi eksistensi PSMTI dalam mendukung kebudayaan Tionghoa. Harapannya, ini akan menjadi agenda rutin untuk ke depannya.

Johan juga berharap di tahun Kelinci ini, perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi setelah beberapa tahun belakangan "digempur" pandemi Covid-19. Dengan begitu, masyarakat bisa bisa mencari nafkah dengan rasa aman dan tenang.

"Begitu juga dengan pandemi Covid-19 diharapkan benar-benar hilang dari muka bumi ini. Semoga PSMTI semakin maju dan semua sehat-sehat serya menjalankan segala kegiatan dengan baik," pungkasnya.

Editor
: Ferdy Siregar
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Barongsai Semarakkan Perayaan HUT Dewi Kwan Im di Vihara Buddha Medan

Barongsai Semarakkan Perayaan HUT Dewi Kwan Im di Vihara Buddha Medan

Rayakan Imlek, KAI Divre I Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Lubuk Pakam

Rayakan Imlek, KAI Divre I Hadirkan Pertunjukan Barongsai di Stasiun Lubuk Pakam

Tambah Dua Emas, Barongsai Sumut Penuhi Target di PON 2024

Tambah Dua Emas, Barongsai Sumut Penuhi Target di PON 2024

Cepat dan Tanpa Cela, Barongsai Sumut Raih Medali Emas Nomor Naga Kecepatan

Cepat dan Tanpa Cela, Barongsai Sumut Raih Medali Emas Nomor Naga Kecepatan

Jelang Lebaran, PSMTI Belawan Berbagi dengan Yatim Piatu

Jelang Lebaran, PSMTI Belawan Berbagi dengan Yatim Piatu

Target 3 Medali Emas PON XXI/2024, Barongsai Sumut Lakukan Hal Ini

Target 3 Medali Emas PON XXI/2024, Barongsai Sumut Lakukan Hal Ini

Komentar
Berita Terbaru