Bergerak dari Medan, Ratusan Massa Gerakan Rakyat Sumatera Utara Dukung Hak Angket dan Desak Makzulkan Jokowi
Tindakan Jokowi semakin parah,katanya saat kecurangan pelaksanaan pemilu semakin terlihat jelas. Penyelenggaran pemilu yang seharusnya bekerja atas dasar UU tapi telah terpengaruh oleh kekuasaan Jokowi.
"Pelanggaran dengan peringatan keras kepada ketua KPU terkait pencalonan Gibran menjadi salah satu bukti kecurangan pemilu dan ini diperkuat banyaknya TPS yang mengalami kesalahan dalam penghitungan suara," tuturnya.
Setelah lama menunggu anggota DPRD Sumut, akhirnya anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar Edi Suharman Sinuraya mendatangi massa dan berjanji akan menyampaikan aspirasi ini kepimpinan DPRD Sumut. Namun sebagai kader partai Golkar ia menyatakan tidak berhak menyetujui atau tidak terkait hak angket.
"Saya akan sampaikan aspirasi ini semoga dapat ditindaklanjuti pimpinan di Jakarta, selaku kader Golkar saya akan ikut keputusan pimpinan partai golkar, ujarnya menjawab desakan massa untuk mendukung hak angket.
Aksi massa sempat diguyur hujan lebatt namun mereka tidak membubarkan diri. Massa tetap menuntut diterima masuk ke kantor DPRD Sumut. Namun permintaan massa tidak dipenuhi sampai hujan reda dan massa membubarkan diri dengan tertib dan berjanji akan kembali dengan massa yang lebih banyak. (gsp)
Tendang Wanita Hamil, Abang Adik Ini Akhirnya Diboyong ke Kantor Polisi
Polrestabes Medan Ungkap 123 Kasus Kejahatan Jalanan, 145 Tersangka Diamankan dalam 36 Hari
Dulu Dragon Kini Phantom, Polisi Dalami Jejak Lama THM Diduga Jadi Sarang Narkoba
Tebar Kepedulian Iduladha, Polrestabes Medan Sembelih 27 Hewan Kurban
Jaringan Narkoba THM Phantom Terkuak, Polisi Amankan Gadis Muda Pengguna Ganja