Dihari Pendidikan Nasional, Mahasiswa Tuntut Copot Jabatan Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut
analisamedan.com - Tepat dihari Pendidikan Nasional, Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Ikatan Keluarga Labuhan Baru Raya (HM-IKLAB Raya) mendesak agar Pj Gubernur Sumut Hasanuddin segera mencopot Sekretaris Dinas Pendidikan Propinsi Sumut dari jabatannya.
"Kami menduga telah terjadi praktek pungutan liar (Pungli) yang dilakukan oknum Sekretaris Dinas Pendidikan Sumut dilingkungan kerjanya, hal ini jelas mencederai semangat dunia Pendidikan, maka kami minta agar Pj Gubsu segera mencopot Sekretaris Dinas Pendidikan, " Ungkap Kordinator lapangan aksi HM- IKLAB Raya Irham S Rambe saat melakukan aksi bakar ban dan orasi didepan kantor Gubsu, Jl Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (2/5/2024).
Dalam orasinya, Irham mengatakan oknum sekretaris Dinas Propinsi Sumut diduga telah melakukan pungli kepada puluhan kepala sekolah sekitar Rp. 10 juta per sekolah. Alasanya untuk biaya pembuatan laporan dana BOS oleh Inspektorat.
"Alasan ini kami nilai mengada ada atau tidak jelas maka masuk kedalam kategori pungli dan patut untuk dilakukan tindakan hukum maupun displin," katanya.
Sangat miris tambahnya, disaat negara sedang berjuang meningkatkan kualitas pendidikan tapi masih ada saja oknum yang melakukan tindakan tak pantas dan melanggar hukum.
"Harus difahami para pejabat bahwa pungli itu bukan rezeki tapi hasil pemerasan dan ada hukum yang dilanggat maka kami minta copot saja sekretatis Dinas Sumut ini bila hanya merusak dunia pendidikan," ujarnya.
Bukan saja masalah pungli tambahnya, persoalan yang terjadi dilingkungan Dinas Pendidikan Sumut ini cukup kompleks dan telah meresahkan warga. Seperti dugaan pengelolaan honor guru tidak tetap yang jumlahnya puluhan Milyar Rupiah, permainan proyek fisik dan dugaan korupsi dana BOS.
"Banyaknya persoalan yang terjadi di Dinas Pendidikan Sumut ini mendorong warga agar Pj Gubsu segera bertindak, bila Kadis Pendidikan Sumut yang baru dilantik tidak mampu membantu menyelesaikan atau bahkan sudah tau tapi pura pura tau maka copot saja sekalian," tuturnya.Aksi MH-IKLAB Raya di kantor Gubsu ini rangkaian dari aksi sebelumnya di Kantor Kejatisu. Massa aksi juga meminta Kejatisu untuk memanggil dan memeriksa sekretaris Dinas Pendidikan Sumut terkait dugaan pungli kepada kepala sekolah dan dugaan mark up pembangunan gedung "Kampung Bea Siswa" Di PRSU tahun 2023.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Pendidikan Propinsi Sumut Suherman mewakili Pj Gubsu mendatangi massa dan berjanji akan meneruskan tuntutan dan aspirasi tersebut kepada pimpinannya.
"Saya Terima tuntutan ini dan akan saya sampaikan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti dan bila ingin mendapatkan perkembangannya silahkan no HP saya dicatat, " Katanya.
488 Pod Getar Disita dari Mahasiswa di Medan Baru, Polisi Dalami Jaringan Antarprovinsi
UMA Ramaikan PRSU 2026, Kenalkan Program Studi, Beasiswa, dan Penerimaan Mahasiswa Baru kepada Masyarakat
Satresnarkoba Polrestabes Medan Bongkar Peredaran Ganja, Dua Mahasiswa Ditangkap dengan Barang Bukti 260 Gram
Fraksi PAN-Perindo DPRD Medan Desak Pemo Terapkan Sistem Digitalisasi
DPRD Medan Minta Pemko Beri Perhatian Pembangunan Medan Utara