Kabar Gembira, KAI Divre I Sumut Perpanjang Promo Merdeka Hingga Akhir Agustus
analisamedan.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara resmi memperpanjang periode Promo Merdeka. Melalui promo ini, penumpang KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP tetap bisa menikmati tarif hemat dengan membayar hanya 80 persen dari harga normal (diskon 20%) untuk keberangkatan pada 21 hingga 31 Agustus 2025.
Manager Humas KAI Divre I Sumut, M. As'ad Habibuddin, mengatakan bahwa perpanjangan Promo Merdeka ini diberikan sebagai respon atas tingginya minat masyarakat.
"Antusiasme pelanggan pada periode sebelumnya sangat tinggi. Oleh karena itu, kami memperpanjang Promo Merdeka agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya," ujar As'ad.
Ia menjelaskan, tiket dengan potongan harga ini dapat dibeli mulai 21 Agustus 2025 hingga sebelum jadwal keberangkatan, melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, maupun seluruh kanal penjualan resmi tiket KAI. Diskon tidak berlaku untuk tarif khusus serta tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lainnya.
"Dengan harga lebih terjangkau, masyarakat bisa tetap bepergian dengan nyaman sekaligus memaknai bulan kemerdekaan bersama keluarga dan orang terdekat," tambah As'ad.
KAI Divre I Sumut berharap perpanjangan program ini menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan yang lebih semarak, sekaligus mendorong masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
"KAI akan terus berinovasi dalam menghadirkan layanan terbaik, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang terus kami jaga," tutup As'ad. (imar)
Sepekan Libur Sekolah, KAI Divre I Sumut Layani 58 Ribu Lebih Pelanggan
Stasiun Kuala Tanjung Pertegas Peran sebagai Integrator Logistik Multimoda di Sumut
Libur Sekolah Tiba, Ribuan Anak dan Keluarga di Sumut Mulai Padati Kereta Api
Angkutan Barang KAI Sumut Naik, Dorong Efisiensi Logistik dan Stabilitas Harga Kebutuhan Masyarakat
KA Putri Deli Angkut 541 Ribu Penumpang Hingga Mei 2026, Kuasai 47 Persen Pasar Kereta Api di Sumatera Utara