KAI Divre I Sumut Cari Pelaku Pemotongan Kabel Sinyal di Stasiun Batangkuis
analisamedan.com -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (KAI Divre I Sumut) mengecam keras aksi pemotongan kabel sinyal perkeretaapian yang tertanam di jalur rel area Stasiun Batangkuis Kab. Deli Serdang pada Selasa (11/11) pukul 14.35 WIB.
Tindakan perusakan oleh orang tak dikenal (OTK) tersebut sangat berbahaya karena berpotensi mengganggu sistem persinyalan dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta api.
"Petugas pengamanan KAI Sumut langsung melakukan penyisiran di lokasi kejadian untuk mencari dan menangkap pelaku pemotongan kabel tersebut," ujar Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As'ad Habibuddin.
Ia melanjutkan, KAI Sumut kemudian berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk membantu proses pencarian dan penangkapan pelaku.
Meski terjadi kerusakan pada kabel sinyal, KAI Sumut segera mengambil langkah antisipatif dengan mengaktifkan sinyal darurat agar perjalanan kereta api tetap dapat berjalan normal dan aman.
As'ad menegaskan bahwa aksi vandalisme terhadap fasilitas perkeretaapian merupakan tindak pidana berat. Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 194 ayat (1), siapa pun yang dengan sengaja membahayakan lalu lintas umum di jalur kereta api dapat diancam dengan pidana penjara hingga 15 tahun. Bahkan pada ayat (2) disebutkan, apabila perbuatan tersebut mengakibatkan korban jiwa, pelaku dapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun.
"Langkah hukum akan kami tempuh terhadap siapa pun yang terbukti melakukan tindakan perusakan fasilitas perkeretaapian. Ini bukan pelanggaran biasa, tetapi perbuatan berbahaya yang melanggar hukum dan mengancam keselamatan banyak orang," tegasnya.
Sepanjang 2025, telah terdapat 22 kali kasus vandalisme serupa di wilayah KAI Sumut dengan 4 kasus pelaku tertangkap, dan 18 lainnya belum tertangkap.
Sebagai langkah pencegahan, KAI Divre I Sumut terus meningkatkan pengamanan di sepanjang jalur kereta api melalui berbagai upaya, antara lain memperkuat sinergi dengan TNI/Polri, melakukan patroli rutin di jalur rawan vandalisme, menggelar sosialisasi keselamatan di sekolah-sekolah dan lingkungan masyarakat, serta memasang CCTV di titik-titik strategis.
KAI Divre I Sumut menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan aset negara serta memastikan keselamatan operasional perjalanan kereta api. Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan memberikan informasi atau melaporkan aktivitas mencurigakan di sekitar jalur rel.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan aset perkeretaapian demi keselamatan dan kenyamanan bersama. Kerja sama ini sangat penting dalam mendukung operasional kereta api yang andal dan selamat," tutup As'ad. (imar)
Pascagempa 5,6 SR di Aceh, KAI Divre I Sumut Pastikan Operasional Kembali Normal dan Jalur Aman
KAI Divre I Sumut Salurkan TJSL Rp235,6 Juta Sepanjang Semester I 2026, Sasar Sektor Kesehatan hingga Ibadah
KAI Divre I Sumut Layani 235 Ribu Penumpang Selama Mei 2026, Naik 5 Persen
KAI Divre I Sumut Gelar Apel Safety Awareness: Pastikan Perjalanan Aman Jelang Libur Panjang
KAI Divre I Sumut Sediakan 36 Ribu Tempat Duduk Selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih