Kapolrestabes Medan Temui Warga Percut Sei Tuan, Bahas Keamanan Lingkungan hingga Narkoba
Bardan - Jumat, 23 Januari 2026 21:40 WIB
analisamedan.com/dok
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. berdialog dengan warga saat kegiatan Curhat Warga di Kolam Pancing Nabila, Jalan Jermal XV, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (23/1/2026), membahas keamanan lingkungan, pencurian, geng motor, dan narkoba.
analisamedan.com -Polrestabes Medan menggelar kegiatan Curhat Warga bersama masyarakat di Kolam Pancing Nabila, Jalan Jermal XV, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (23/1/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. ini diikuti sekitar 70 peserta dari unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, serta warga dari berbagai dusun.
Forum Curhat Warga menjadi wadah komunikasi terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keresahan, mulai dari maraknya pencurian, geng motor, kejahatan jalanan, hingga penyalahgunaan narkoba yang dinilai meresahkan lingkungan.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. "Curhat Warga adalah ruang komunikasi terbuka. Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan memberikan solusi yang berkelanjutan," ujar Kombes Jean.
Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Jermal pernah terjadi perlawanan terhadap petugas hingga pembakaran kendaraan dinas, sehingga dibutuhkan pengawasan ketat serta kolaborasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
Sejumlah warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi. Arinto, warga Dusun I Bandar Klippa, mempertanyakan langkah yang harus dilakukan warga saat melihat pelaku pencurian. Roslia, warga Jermal XV, mengungkapkan kekhawatirannya atas maraknya pencurian di lingkungannya.
Sementara Syahrial dari Jalan Keramat Kuda mengapresiasi langkah tegas Polri dan berharap operasi rutin terus dilanjutkan.
Teguh, Ketua Satkamling Dusun I Melati, meminta agar penyuluhan bahaya narkoba lebih masif dilakukan. Sedangkan Atika Hutagalung, pelajar SMK Mandiri, menyoroti maraknya aksi geng motor dan begal yang meresahkan kalangan pelajar.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Kombes Jean menyampaikan bahwa penegakan hukum di Kota Medan menunjukkan hasil positif.
"Dalam dua bulan terakhir, angka kejahatan jalanan menurun signifikan. Namun kami tidak akan berhenti. Patroli, penindakan, dan pencegahan akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan," tegasnya.
Kapolrestabes juga memerintahkan jajarannya untuk mendalami aktivitas jual beli lampu dan barang bekas di kawasan Simpang Menteng 7 yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pencurian.
Ia turut menjelaskan pola rekrutmen geng motor yang kerap menguji anggota baru dengan tindakan kriminal serta melibatkan remaja di bawah umur.
Kegiatan Curhat Warga ini turut dihadiri Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolsek Medan Tembung, Kanit I Satbinmas AKP Maruli Butarbutar, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas.
Hadir pula unsur Forkopimca, antara lain Danramil 0201-13/PST Mayor Inf Fitriadi, Ketua MUI Kecamatan Awaluddin Pulungan, Kepala KUA Misman, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Amplas Edy Purwanto, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan pelajar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H. ini diikuti sekitar 70 peserta dari unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar, serta warga dari berbagai dusun.
Forum Curhat Warga menjadi wadah komunikasi terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai keresahan, mulai dari maraknya pencurian, geng motor, kejahatan jalanan, hingga penyalahgunaan narkoba yang dinilai meresahkan lingkungan.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan menegaskan komitmen Polri dalam memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. "Curhat Warga adalah ruang komunikasi terbuka. Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan masyarakat dan memberikan solusi yang berkelanjutan," ujar Kombes Jean.
Ia juga mengingatkan bahwa kawasan Jermal pernah terjadi perlawanan terhadap petugas hingga pembakaran kendaraan dinas, sehingga dibutuhkan pengawasan ketat serta kolaborasi aktif masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.
Sejumlah warga memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan aspirasi. Arinto, warga Dusun I Bandar Klippa, mempertanyakan langkah yang harus dilakukan warga saat melihat pelaku pencurian. Roslia, warga Jermal XV, mengungkapkan kekhawatirannya atas maraknya pencurian di lingkungannya.
Sementara Syahrial dari Jalan Keramat Kuda mengapresiasi langkah tegas Polri dan berharap operasi rutin terus dilanjutkan.
Teguh, Ketua Satkamling Dusun I Melati, meminta agar penyuluhan bahaya narkoba lebih masif dilakukan. Sedangkan Atika Hutagalung, pelajar SMK Mandiri, menyoroti maraknya aksi geng motor dan begal yang meresahkan kalangan pelajar.
Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Kombes Jean menyampaikan bahwa penegakan hukum di Kota Medan menunjukkan hasil positif.
"Dalam dua bulan terakhir, angka kejahatan jalanan menurun signifikan. Namun kami tidak akan berhenti. Patroli, penindakan, dan pencegahan akan terus dilakukan secara tegas dan berkelanjutan," tegasnya.
Kapolrestabes juga memerintahkan jajarannya untuk mendalami aktivitas jual beli lampu dan barang bekas di kawasan Simpang Menteng 7 yang diduga berkaitan dengan hasil tindak pencurian.
Ia turut menjelaskan pola rekrutmen geng motor yang kerap menguji anggota baru dengan tindakan kriminal serta melibatkan remaja di bawah umur.
Kegiatan Curhat Warga ini turut dihadiri Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Kasat Samapta, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kapolsek Medan Tembung, Kanit I Satbinmas AKP Maruli Butarbutar, personel Binmas dan Bhabinkamtibmas.
Hadir pula unsur Forkopimca, antara lain Danramil 0201-13/PST Mayor Inf Fitriadi, Ketua MUI Kecamatan Awaluddin Pulungan, Kepala KUA Misman, S.Ag., M.Si., Kepala Desa Amplas Edy Purwanto, para kepala dusun, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan pelajar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Editor
: Bardan
SHARE:
Tags
Berita Terkait
GSN dan Patroli Gabungan Tekan Kriminalitas di Medan, 290 Tersangka Ditangkap dan Ratusan Barang Bukti Disita
Polrestabes Medan Tegas Berantas Narkoba, 52 Kg Sabu dan 50 Kg Ganja Dimusnahkan
Wujudkan Mobilitas Berkelanjutan, Kereta Api di Sumut Jadi Solusi Transportasi Hemat Energi dan Rendah Emisi
Lomba Orasi Damai 2026 Digelar, Polrestabes Medan Tekankan Aspirasi Tanpa Ujaran Kebencian
Polrestabes Medan Gaungkan Sabuk dan Kentongan Kamtibmas, Kejahatan Turun 14 Persen
Safari Ramadan, Rico Waas Apresiasi Kinerja Kapolrestabes Perangi Narkoba
Komentar