Ketua PPIH Embarkasi Medan Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan

Sugiatmo - Jumat, 01 Mei 2026 21:01 WIB
Ketua PPIH Embarkasi Medan Ingatkan Jemaah Haji Jaga Kesehatan
analisamedan.com/dok
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus Bersama petugas Kloter 9 dan pejabat terkait lainnya di Aula Penerimaan Jabal Nur, Ahmed, Kamis (30/4/2026).

analisamedan.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus MA, mengingatkan kepada Jemaah calon haji Kloter 09 Embarkasi Medan setibanya di Asrama Haji Medan untuk mengikuti masa karantina sebelum keberangkatan agar menjaga kesehatannya sebaik mungkin.

Demikian disampaikan Zulkifli Sitorus yang jugaKetua PPIH Embarkasi Medan saat menerima 359 jemaah haji Kloter 09 di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Kamis (30/04/2026) sekira pukul 17.20 WIB.

Menjaga Kesehatan, kata dia, misalnya dengan tidak mengkonsumsi makanan sembarangan, istirahat yang cukup dan disiplin mengikuti aturan, serta tidak sembarangan mengkonsumsi makanan dari luar asrama juga membatasi berjumpa dengan keluarga atau masyarakat.

"Pembatasan dan aturan dimaksud semata demi kelancaran keberangkatan menuju Tanah Suci serta mengikuti seluruh rangkaian haji yang dominan adalah ibadah fisik," ungkap Sitorus.

"Kami berharap setelah pemeriksaan kesehatan nanti tidak ada hambatan sehingga seluruh jemaah dapat diberangkatkan menuju Madinatul Munawwarah. Karena itu, kami ingatkan sekali lagi untuk menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan jangan terlalu banyak menerima tamu".

Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan rasa syukur atas tibanya seluruh jemaah di embarkasi dengan selamat setelah menempuh perjalanan cukup panjang dari daerah masing-masing, seperti Kabupaten Padanglawas, Padanglawas Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Simalungun.

Ia mengatakan Asrama Haji Medan menjadi titik kumpul penting sebelum jemaah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

"Kami menyambut bapak dan ibu dengan gembira dan tangan terbuka. Alhamdulillah perjalanan menuju embarkasi berjalan lancar dan tidak terburu-buru. Mudah-mudahan seluruh jemaah diberikan kesehatan hingga keberangkatan besok hari," ujarnya.

Zulkifli juga secara khusus mengingatkan jemaah agar tidak mengonsumsi makanan dari luar asrama karena dikhawatirkan dapat mengganggu kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

"Jangan banyak menerima makanan dari luar. Kadang makanan yang tidak sesuai bisa mengganggu pencernaan dan akhirnya memengaruhi kesehatan jemaah. Nikmati makanan yang sudah disiapkan panitia karena semuanya telah diatur untuk menjaga kondisi bapak dan ibu," katanya.

Selain kesehatan, Kakanwil turut menekankan pentingnya menjaga dokumen perjalanan, khususnya kartu Nusuk yang menjadi syarat utama dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

"Kalau paspor menjadi syarat masuk ke negara orang, maka kartu Nusuk menjadi syarat memasuki tempat-tempat suci, termasuk untuk tawaf dan wukuf di Arafah. Karena itu, kartu Nusuk harus benar-benar dijaga," tegasnya lagi.

Kloter 09 Embarkasi Medan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Jumat, 1 Mei 2026. Berdasarkan data manifes, kloter ini terdiri atas 359 jemaah dan petugas, dengan rincian 210 jemaah berasal dari Kabupaten Padang Lawas, 106 jemaah dari Kabupaten Padang Lawas Utara, 30 jemaah dari Kota Sibolga, dan tujuh jemaah dari Kabupaten Simalungun.

Berdasarkan data kloter, jemaah termuda atas nama Abdul Halim Siregar berusia 24 tahun asal Kabupaten Padanglawas, sedangkan jemaah tertua atas nama Roin Siregar berusia 86 tahun asal Kabupaten Padanglawas Utara.

Dalam proses penerimaan, seluruh jemaah mengikuti pelayanan satu atap yang meliputi pemeriksaan administrasi, pembagian kartu Nusuk melalui ketua regu, hingga pemeriksaan kesehatan akhir sebelum keberangkatan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padanglawas Utara Kamaruddin Siregar, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sibolga Safrial Bahri Siregar, Kepala Bidang Pembinaan, serta unsur pelayanan satu atap dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Medan, Garuda Indonesia, Kantor Imigrasi, dan BRI. (suhayri)



Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru