KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Ia juga menegaskan bahwa Aswaja bukan sekadar identitas, tetapi manhaj keilmuan yang menjunjung tradisi ulama, cinta kepada Ahlul Bait, para wali, dan orang-orang saleh, serta mengamalkan tradisi seperti ziarah kubur, tawassul, sedekah untuk mayit, dan meyakini syafaat. Menurutnya, tradisi ini berlandaskan dalil dan telah menjadi praktik mayoritas umat Islam sejak lama.
KH. Abdul Hamid turut mengingatkan munculnya kelompok-kelompok yang sejak awal abad ke-14 Hijriah menentang amaliah Aswaja dan mengharamkan praktik yang telah disepakati umat. Karena itu, ia berpesan agar warga NU memahami prinsip Aswaja secara mendalam agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang.
Kajian kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta.
Bawa Sabu Dalam Tas Modifikasi, Penumpang Travel Medan-Aceh Ditangkap Polisi
Fraksi Hanura-PKB DPRD Medan Khawatir APBD Besar Ujungnya Silpa
Ketika Menjaga Wudu Lebih Penting daripada Menjaga Air
Oknum Satpam Ditangkap Edarkan Tiga Ons Ganja
Delapan Wajah Menuju Tambakeras : Membaca Peta Kekuatan Calon Ketua Umum PBNU