KH. Abdul Hamid Ritonga: “Pahami Prinsip Aswaja sebagai Dasar Ke-NU-an”
Ia juga menegaskan bahwa Aswaja bukan sekadar identitas, tetapi manhaj keilmuan yang menjunjung tradisi ulama, cinta kepada Ahlul Bait, para wali, dan orang-orang saleh, serta mengamalkan tradisi seperti ziarah kubur, tawassul, sedekah untuk mayit, dan meyakini syafaat. Menurutnya, tradisi ini berlandaskan dalil dan telah menjadi praktik mayoritas umat Islam sejak lama.
KH. Abdul Hamid turut mengingatkan munculnya kelompok-kelompok yang sejak awal abad ke-14 Hijriah menentang amaliah Aswaja dan mengharamkan praktik yang telah disepakati umat. Karena itu, ia berpesan agar warga NU memahami prinsip Aswaja secara mendalam agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang menyimpang.
Kajian kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta.
Ketua PPIH Bersyukur Kartu Nusuk Diterima Jemaah di Embarkasi
KAI Divre I Sumut Siapkan 23 Ribu Kursi, Hubungkan Masyarakat di Libur Panjang Hari Buruh
Kakanwil Kemenhaj Sumut Ingatkan Kegunaan Kartu Nusuk
Legislator NasDem Nilai "Gubsu Menampar Sopir Dirut Bentuk Kepedulian Bapak Terhadap Anak".
PT Musim Mas Hibahkan Smart Class ke UIN Sumut, Rektor : Akan Lahir Generasi Berkualitas dan Unggul