MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara

Sugiatmo - Minggu, 02 Agustus 2026 17:55 WIB
MUI Sumut Gelar Silaturahmi Bersama Ormas Islam Sumatera Utara
Analisamedan.com/suhayri
Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Sumatera Utara, H Maratua Simanjuntak memberikan sambutan pada Silaturahim Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Sumatera Utara di Aula MUISU Jalan Majelis Ulama Nomor 1, Medan, Sabtu (1/08/2026).

analisamedan.com - Dalam rangka peringatan Milad ke-51 MUI, Majelis Ulama Indonesia Provinsi Sumatera Utara menggelar Silaturahim Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam se-Sumatera Utara yang dilaksanakan di Aula MUISU Jalan Majelis Ulama Nomor 1, Medan, Sabtu (1/08/2026).

Ketua Umum MUI Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak dalam kesempatan itu menegaskan eksistensi MUI sebagai tenda besar umat Islam memiliki dua peran strategis yang harus dijalankan secara seimbang, yakni sebagai mitra pemerintah dan sebagai pelayan umat.

"Kita memiliki dua peran, yaitu membantu pemerintah dan memberikan pelayanan kepada masyarakat serta umat. Kedua peran ini harus berjalan beriringan demi menghadirkan kemaslahatan bersama," ujarnya.

Menurut Maratua, sesungguhnya keberagaman organisasi Islam di Sumatera Utara merupakan potensi besar yang harus dikelola melalui semangat persatuan, saling menghormati, dan kolaborasi dalam berbagai bidang pengabdian kepada masyarakat.

Karena itu dia berharap kepada seluruh organisasi Islam dapat terus mengedepankan persatuan dan kebersamaan, baik dalam ucapan maupun tindakan, sehingga mampu menjadi kekuatan dalam menjaga persatuan umat dan mendukung pembangunan daerah.

Melalui kegiatan ini, MUI Sumatera Utara mengajak seluruh organisasi Islam untuk terus mempererat silaturahim, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi umat. Semangat Milad ke-51 MUI diharapkan menjadi momentum memperkokoh persatuan dan mempertegas peran MUI sebagai Khadimul Ummah, Himayatul Ummah, dan Shadiiqul Hukumah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan beradab.

Sementara Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Utara, Prof. Dr. Agussani, M.A.P., menegaskan bahwa persatuan dan penguatan silaturahmi antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) Islam merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kebangkitan umat Islam di Indonesia.

Selain itu Prof Agussani menekankan pentingnya persatuan, Prof. Agussani juga menyoroti pentingnya penguatan ekonomi umat sebagai salah satu pilar kebangkitan Islam. Ia menilai bahwa masjid, pesantren, koperasi syariah, lembaga zakat, wakaf produktif, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perlu menjadi bagian dari ekosistem ekonomi Islam yang saling mendukung.

Pada kegiatan itu juga dilaksanakan orasi ilmiah disampaikan Ketua PW Al Washliyah Sumatera Utara sekaligus anggota DPD RI, Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos., S.H., M.S.P., M.H., C.I.R.B.C., C.W.C menyampaikan makalah ilmiah berjudul"Merajut Ukhuwah, Merawat Peradaban: Urgensi Kolaborasi dan Sinergitas Ormas Islam terhadap Harakah Islam Masa Kini dan Masa Datang dalam Perspektif Al Jam'iyatul Washliyah.

Orasi ilmiah selanjutnya disampaikan Ketua Syarikat Islam Sumut yang juga Anggota DPRD SU Fraksi PAN, H Hendra Cipta yang menekankan pentingnya dukungan seluruh elemen umat Islam di daerah ini dan masyarakat terhadap peran dan keberadaan MUI dalam mengemban amanah besar dalam membimbing umat sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah.

Orasi juga disampaikan Wakil Rektor IV UIN SU, Prof Muzakir menyampaikan materi bertajuk"Urgensi Kolaborasi dan Sinergitas Ormas Islam terhadap Harakah Islam Menurut Nahdlatul Ulama.

Setelah orasi serta diskusi ilmiah, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Koperasi Produsen Syariah Amanah Ulama (KPSAU) sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemandirian ekonomi umat melalui sistem ekonomi berbasis syariah yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. (suhayri)

































Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru