Ponpes Mawaridussalam Gelar Wakaf Gathering: Teguhkan Peran Wakaf untuk Membangun Masa Depan Umat
"Apabila kita bersatu dalam mengumpulkan pembiayaan, sungguh luar biasa dampaknya bagi ekonomi umat," ujarnya.
Ia mencontohkan bahwa dana wakaf nantinya dapat dimanfaatkan untuk pembangunan hotel, area parkir, hingga penyediaan umrah center sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan wakaf. "Setiap Nazhir wajib membuat laporan enam bulan sekali kepada BWI dan Kementerian Agama sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab publik," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, BWI Sumatera Utara secara resmi menyerahkan sertifikat Nazhir kepada pimpinan Ponpes Mawaridussalam. Acara juga dirangkaikan dengan launching program wakaf uang dan cashless, sebagai terobosan baru bagi masyarakat untuk berwakaf secara mudah dan digital.
Rangkaian kegiatan diisi dengan pemaparan konsep wakaf produktif, testimoni para pewakaf, serta sesi interaktif bersama santri untuk menumbuhkan kesadaran berwakaf sejak dini.
Ponpes Mawaridussalam berharap, melalui kegiatan ini, lembaga pendidikan Islam lainnya terinspirasi untuk mengoptimalkan potensi wakaf sebagai instrumen pemberdayaan umat dan pilar pembangunan berkelanjutan. (Bardan)
PPP Sumut Launching Muscab di Sergai, Mardiono Tekankan Peran Pesantren Menuju Indonesia Emas 2045
Kesepakatan Bersama Pengembangan Potensi Wakaf Produktif Al Badar Center Medan
BWI Salurkan Bantuan Korban Bencana Alam Sumut-Aceh
KUA Pancur Batu Profesional Tangani Legalisasi Wakaf
Dukung Gerakan 1000 Sertifikat, Kemenag Palas Daftarkan Tanah Wakaf ke BPN