Sambut Jemaah Kloter 10, Zulkifli Sitorus Ingatkan Empat Hal Penting Bagi Jemaah Haji
Adapun nyawa yang ketiga adalah kartu nusuk yang akan diterima Jemaah di ruangan Jabal Nur ini. Pentingnya kartu nusuk ini merupakan identitas digital resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang wajib dibawa jemaah haji untuk akses layanan di Makkah, Madinah, dan Armina. Kartu ini berisi barcode untuk verifikasi data, foto, dan lokasi penginapan. Wajib dikenakan untuk mengakses Masjidil Haram dan puncak ibadah haji Arafah, Muzdalihah dan Mina.
"Itu makanya diidentikan sebagai nyawa bagi jemaah, karena menjadi syarat wajib untuk masuk ke tempat-tempat suci dan puncak haji wukuf di Arafah. Jangan sampai hilang dan harus selalu tergantung di leher kecuali Ketika mandi," pesan Kakanwil Kemenhaj seraya mengingatkan harus dijaga sebaik mungkin serta jangan dishare di medsos.
Kemudian nyawa yang keempat adalah uang. Pun begitu Zulkifli menyampaikan bahwa kalaupun sekiranya Jemaah dari rumah tidak membawa uang, maka pemerintah akan memberikannya dalam bentuk livingcost senilai 750 Real, sehingga jemaah dapat memenuhi kebutuhannya selama menunaikan ibadah haji.
Mengakhiri sambutannya Zulkifli Sitorus yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara ini berharap kepada Jemaah untuk disiplin dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah, jaga Kesehatan dan lebih mengutamakan melaksanakan ibadah yang wajib dalam berhaji.
"Semoga Allah selalu memberikan perlindungan kepada Jemaah dan Kembali ke tanah air sehat walafiat nantinya dengan predikat haji yang mabrur," kata Zulkifli. (suhayri)
356 Jemaah Haji Kloter 14 Debarkasi Medan Disambut Haru di Ahmed
Kakanwil Kemenhaj Sumut Berangkatkan Kloter Pamungkas Embarkasi Medan
Kloter Terakhir Embarkasi Medan Tiba di Ahmed
Akibat Dimensia, Dua Jemaah Haji Asal Tapsel dan Tanjungbalai Dipulangkan
Asal Padangsidimpuan, Jemaah Kloter 12 Rawan Resti