16 Peserta Pelatihan Menjahit BLKK Ruhul Islam Sialambue Dinyatakan Kompeten
analisamedan.com - Pelatihan berbasis kompetensi menjahit pakaian dasar dan wanita di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) di Pondok Pesantren Ruhul Islam Sialambue, Kecamatan Barumun resmi ditutup.
Peserta yang mengikuti pelatihan sebanyak 16 orang merupakan angkatan V di BLKK Ponpes Ruhul Islam Sialambue.Peserta dari utusan desa dari berbagai Kecamatan se Kabupaten Palas,telah mengikuti proses pelatihan selama 26 hari lamanya.
Pimpinan Pondok Pesantren Ruhul Islam Sialambue, Misbah Fuadi Hasibuan SPd,Rabu(18/12/2024) mengatakan,selama mengikuti pelatihan menjahit berbasis kompetensi,peserta telah mendapat ilmu dan pengetahuan yang baik tentang teknik menjahit yang mrmiliki peluang sebagai lapangan kerja bagi masyarakat.
Diharap, peserta telah memiliki kemampuan dalam memberikam kontribusi hasil jahitan sesuai yang diharapkan dengan tampilan yang cukup baik dan rapi sehingga menjadi cikal bakal penjahit yang memiliki skil untuk membuka peluang usaha dengan karya yang baik.
Sementara itu,Ketua Badan Silaturrahmi Pondok Pesantren Kabupaten Padanglawas, H Fauzan Hamidi Hasibuan berharap,ilmu pengrtahuan yang didapat selama mengikuti pelatihan menjahit dapat diimpelementasikan ke tengah masyarakat.
"Kedisplinan dan ketekunan dalam berkarya menjadi tolak ukur yang sangat penting untuk pengembangan bakat dan minat yang menjanjikan lapangan pekerja yang dimasa depan,"katanya.
Kemenag Palas, Dr.H.Kasman,S.Ag,MA diwakili Kasi Pakis, Saut Martua Lubis SPd berharap ,kepada peserta yang telah mengikuti pelatihan menjahit dapat terus mengembangkan kemandirian menjahit pakaian pria dan wanita yang memberi manfaat bagi kegiatan usaha dan lainnya.
"Mari kita terus berkarya untuk kebaikan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas diri yang bisa lebih bermanfaat bagi kehidupan ditengah masyarakat," sebutnya.
Sebelumnya Kadis Naker Palas, Ratna Dewi melalui Kabid pelatihan kerja,Idrisman Mendefa berharap, peserta yang mengikuti pelatihan bisa mengambil manfaat dari pelatihan menjahit Sehingga kedepan mampu berdikari untuk membuka lapangan kerja baru yang lebih baik.
Kepada peserta pelatihan menjahit,ia berharap dapat menjaga adab dan attitude. Dimana pakaian muslim yang dominan dibuat selama pelatihan dapat terus dikembangakan mode dan tampilan yang menarik perhatian masyarakat .
"Pelatihan menjahit ini juga bermanfaat untuk mengurangi pengangguran.Setelah mengikuti pelatihan iini bisa terus berinovasi dengan gaya design yang baru. Karena telah dinyatakan tenaga kerja berkompeten, "katanya.
Hadir dikegiatan penutupan pelatihan menjahit berbasis kompetensi,Pengawas Madrasah Kemenag, H Darwin Siregar dan staf Kemenag, H Isnan Rosadi Hasibuan.
Diakhir penutupan kegiatan pelatihan,para peserta diberikan sertifikat oleh pihak BLKK Ruhul Islam Sialambue. (Ibnu).
UKW PWI Sumut 2025 Sukses, 46 Wartawan Kompeten
PWI Sumut Gelar UKW, Pemrovsu Dukung Komitmen Peningkatan Kompetensi Wartawan
Kanwil Kemenagsu Tingkatkan Kompetensi SDM Lewat Pelatihan Hisab Rukyat
Kakanwil Kemenag Sumut Tekankan Inovasi dan Profesionalisme Pengurus Masjid
121 Penghulu Ikuti Uji Kompetensi di Sumut, Kakanwil: Tingkatkan Profesionalisme, Beri Layanan Terbaik!