Agincourt Resources Gerakkan Aksi Ecobrick dari Hati: 10.000 Botol untuk Bumi

Menyusul peluncuran program, PTAR menggelar Workshop Kreatif Kelola Lingkungan mengenai pembuatan ecobrick pada 3 Juli 2025 di Sopo Daganak, Batang Toru. Workshop ini diikuti perwakilan sekolah Adiwiyata di Batang Toru, komunitas peduli lingkungan, serta empat bank sampah mitra binaan PTAR.
Rahmat menjelaskan sejak Tambang Emas Martabe mulai beroperasi pada 2011, Perusahaan telah menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari konservasi dan reklamasi hingga pengelolaan sampah domestik berbasis sirkular, salah satu membangun fasilitas pemilahan sampah (waste sortation facility/ WSF) di dalam area tambang.
Sepanjang Juni 2024 hingga Mei 2025, dari total sampah yang masuk ke WSF sekitar 71% sampah dapat didaur ulang atau dijual kembali. WSF yang dikelola oleh vendor lokal tersebut juga mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi seperti Eco Enzyme, maggot, furnitur, dan kompos.
"Sejak 2 tahun lalu kami melarang karyawan dan kontraktor menggunakan botol plastik sekali pakai di lingkungan kerja dan mewajibkan mereka menggunakan botol isi ulang," ujar Rahmat.
Dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PTAR juga menebar 1.000 bibit ikan jurung di lubuk larangan Desa Garoga dan menanam 500 bibit pohon mencakup aren, durian, alpukat, matoa, jengkol, dan manggis.
Desa Garoga terpilih sebagai lokasi peringatan tidak lepas dari capaiannya sebagai Juara 1 Lomba Desa Ramah Lingkungan yang digelar PTAR pada 2024. Desa Garoga dinilai mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat melalui berbagai upaya antara lain mendirikan bank sampah, budidaya tanaman obat keluarga, dan konservasi perairan di Sungai Garoga.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan, menyambut baik inisiatif PTAR dalam mengurangi sampah plastik melalui edukasi daur ulang yang melibatkan masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang solid antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
"Upaya pengurangan sampah plastik sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Sementara penanaman pohon adalah bentuk nyata dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Ini bukan hanya langkah hari ini, tetapi investasi jangka panjang untuk masa depan anak cucu kita," katanya. (sug)
PT AR Berdayakan Anak Muda, Batangtoru Bakal Surplus Telur dan Daging
Peringati Hari Bumi 2026, KAI Divre I Sumut Ajak Pelanggan Beralih ke Layanan Digital Access by KAI
Bumi Perkemahan Sibolangit Disusupi Narkoba dan Judi, PW KAMMI Sumut Minta Diambil Alih Kwarda Pramuka Sumut
PT Agincourt Resources Normalisasi Sungai Garoga
Tambang Emas Martabe Raih Dua Penghargaan Subroto 2025: Inovatif di PPM, Kontributif di PNB