APH Jangan Diam! Proyek Irigasi Hancur Rp.2,3 Miliar di Sidimpuan, Ternyata Nilai Perencanaan dan Pengawasan Ratusan Juta
analisamedan.com - Para warga dan petani di 6 Desa, Kecamatan Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan sudah setahun lebih bersabar dan mengalami kekeringan dan gagal panen akibat irigasi yang jebol, Sabtu (14/06/2025).
Akibatnya 400 hektar lebih pertanian warga kekurangan air untuk mengaliri persawahan, malah proyek provinsi senilai Rp.2,3 Miliar yang ditangani Dinas PUPR Provinsi yang berkantor di Jalan Merdeka Padangsidimpuan bukannya menjadi solusi tetapi proyeknya sama sekali tak berguna.
Sebagaimana diketahui, proyek ini dimulai tahun 2014 namun hingga 2025 yang ada hanya sisa-sisa proyek yang ditinggalkan begitu saja. Jelas harapan petani dan wargapun sirna tidak bisa berbuat apa-apa kecuali mengadu kepada tuhan akibat hal tersebut.
Yang lebih mencengangkan, ternyata proyek gagal ini memiliki nilai belanja jasa perencanaan mencapai Rp.100 Juta dan Pengawasan Rp.60 Juta sebagaimana terdaftar di RUP-LKPP Nasional 2024.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pusat Analisi Layanan Dasar, Subanta Rampang Ayu kepada media menilai proyek tersebut harus diusut penyebab gagalnya .
"Air itu termasuk kebutuhan dasar, jadi jangan main-main dengan itu harus diusut itu kenapa gagal. Jangan main-main dengan petani dan pertanian, warga menggantung hidup dan menyekolahkan anak dari situ. Liat sekarang banyak persawahan dibiarkan. Negara agraria proyeknya seperti ini..ada ada aja PUPR. Bercandanya ngak lucu" Kata Subanta sembari menggelengkan kepala.
Biaya perencanaan dan pengawasan.
"Kan ada itu biaya perencanaan dan pengawasan. Harus diaudit itu kemana uangnya dan kesalahan perencanaannya karena apa. Itu uang rakyat lho bukan uang pribadi. Ada konsekwensinya main-main dengan nasib petani dan negara. Kita harap penegak hukum turun melihat ini. Jangan biarkan rakyat berjuang sendiri" Jelasnya.
Sementara itu Kepala UPTD PUPR Padangsidimpuan, Provinsi Sumatera Utara Daskur Hasibuan saat dikonfirmasi tidak menggubris sama sekali (enteng).
Malunya! Mobil Dinas di Sidimpuan Terjaring Razia Akibat Telat Bayar Pajak
Azkiya, Atlet Muda Peraih Puluhan Medali Emas Terima Penghargaan Dari Kades Pudun Jae Rizki Ibrahim
Puncak Reuni IKB SMANSA Padangsidimpuan, Bukti Kuatnya Ikatan Lintas Generasi
Mie Gacoan Sidimpuan Bantah Ada Setoran ke Pejabat. "Kami Bayar Retribusi ke Pemko"
Lintas Generasi, Reuni Akbar SMANSA Padangsidimpuan. Nostalgia, Teladan dan Harapan