Banjir Saat Hujan, Warga Terpaksa Liburkan Anak Sekolah di Padangsidimpuan
Amir Hamzah Harahap - Selasa, 03 November 2026 14:22 WIB
analisamedan.com -Selasa pagi, Kota Padangsidimpuan diguyur hujan yang mangakibatkan saluran drainase di Jalan dr Payungan Dlt, Kelurahan Tobat, Kecamatan Padangsidimpuan Utara meluap kepemukiman sehingga warga terpaksa meliburkan anak sekolahnya, Selasa (13/11/2026).
Luapan air dari parit dibadan jalan kota tersebut langsung merendam akses warga dilingkungan Gg.Ikhlas yang juga mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak.
"Setiap hujan, disini selalu banjir, termasuk pagi ini air mengalir deras dari parit jalan yang tak mampu menampung debit air dan meluber kejalan di Gang ini termasuk kerumah. Akibatnya anak-anak kami terpaksa diliburkan karena sepatu dan pakaian basah" Kata Warga, korban banjir Chairul Muslim.
Pantauan media, drainase paret dibadan jalan sudah dipenuhi endapan lumpur sehingga menghambat laju air saat hujan deras dan melebihi kapasitas dranase.
"Ia. Sepanjang paret ini sudah tersumbat dan perlu perawatan karena juga lantai paret juga sudah tergerus dan perlu dicor agar lumpur tidak tertumpuk terus menerus disini. Bantulah bang kami dulu, ini ajalah masalah kami" Keluh Warga.
Dan lebih parahnya masalah ini sudah bertahun dihadapi puluhan KK di Gang Ikhlas namun belum mendapat perhatian serius.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan, Chairul Amri saat ditanyai terkait hal tersebut melalui WhatsApp (WA) terkait program perawatan dan perbaikan drainase pada kegiatan rutinnya belum mendapat balasan.
Karena dari informasi yang diterima media, Kepala Dinas tersebut sedang berada di Jakarta.
Ditempat terpisah, Lurah Kelurahan Tobat, Eka Putra Wira Negara saat ditanyai mengungkapkan bahwa jalan gang tersebut sudah masuk dalam rencana pembangunan 2027. "Sudah bang", Jawab Lurah.
Untuk diketahui parit jalan kota tersebut merupakan kewenangan PUPR Kota Padangsidimpuan.
Luapan air dari parit dibadan jalan kota tersebut langsung merendam akses warga dilingkungan Gg.Ikhlas yang juga mengakibatkan puluhan rumah warga terdampak.
"Setiap hujan, disini selalu banjir, termasuk pagi ini air mengalir deras dari parit jalan yang tak mampu menampung debit air dan meluber kejalan di Gang ini termasuk kerumah. Akibatnya anak-anak kami terpaksa diliburkan karena sepatu dan pakaian basah" Kata Warga, korban banjir Chairul Muslim.
Pantauan media, drainase paret dibadan jalan sudah dipenuhi endapan lumpur sehingga menghambat laju air saat hujan deras dan melebihi kapasitas dranase.
"Ia. Sepanjang paret ini sudah tersumbat dan perlu perawatan karena juga lantai paret juga sudah tergerus dan perlu dicor agar lumpur tidak tertumpuk terus menerus disini. Bantulah bang kami dulu, ini ajalah masalah kami" Keluh Warga.
Dan lebih parahnya masalah ini sudah bertahun dihadapi puluhan KK di Gang Ikhlas namun belum mendapat perhatian serius.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Padangsidimpuan, Chairul Amri saat ditanyai terkait hal tersebut melalui WhatsApp (WA) terkait program perawatan dan perbaikan drainase pada kegiatan rutinnya belum mendapat balasan.
Karena dari informasi yang diterima media, Kepala Dinas tersebut sedang berada di Jakarta.
Ditempat terpisah, Lurah Kelurahan Tobat, Eka Putra Wira Negara saat ditanyai mengungkapkan bahwa jalan gang tersebut sudah masuk dalam rencana pembangunan 2027. "Sudah bang", Jawab Lurah.
Untuk diketahui parit jalan kota tersebut merupakan kewenangan PUPR Kota Padangsidimpuan.
Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Instruksi Walikota, Kelurahan Timbangan Gelar Gerakan Asri Setiap Jum'at
Lantik DPC PKB Padangsidimpuan dan Tapsel, Target Pemilu 2029 Menang
Anak-Anak di Kelurahan Timbangan Sidimpuan Wajibkan Magrib Mengaji di Rumah
Dinsos Padangsidimpuan Dorong Percepatan Perlinsos Digital, Bansos Lebih Tepat Sasaran
Pupuk Subsidi Langka dan Mahal, Petani Sipirok Tapsel Menjerit dan Ratapi Nasib
PKB Dukung Kebijakan Walikota Tunda Karnaval Ditengah Bencana Asap Karhutla
Komentar