Bank Sampah Naungan PT Agincourt Resources Berhasil Kumpulkan 10.000 Botol Ecobrick

Amir Hamzah Harahap - Selasa, 30 Juni 2026 15:40 WIB
Bank Sampah Naungan PT Agincourt Resources Berhasil Kumpulkan 10.000 Botol Ecobrick
analisamedan.com -Program yang diluncurkan PT Agincourt Resources bersama sejumlah bank sampah berhasil mengumpulkan 10.000 botol ecobrick dan sebanyak 2,5 ton sampah plastik berhasil diserap dan dimanfaatkan kembali, Selasa (30/6/2026).

Bank Sampah Yamantab dan empat bank sampah di Batang Toru, yakni Gocap, Satahi, Naposo Hamubaon, dan Rap Hita Paias berhasil mengumpulkan 10.000 botol ecobrick sejak Juli hingga Desember 2025.

Sebanyak 10.000 ecobrick tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun Taman Ecobrick di area Sopo Daganak, Batang Toru, serta sebagai penanda visual (signage) Martabe Cocoa dan Martabe Farm.

Kepada wartawan, Senior Manager Processing Agincourt Resources, Altur Tambun menjelaskan, program ecobrick adalah upaya untuk mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan berbasis ekonomi sirkular.

"Ecobrick adalah salah satu solusi untuk mengurangi sampah plastik. Program aksi bikin ecobrick dari hati untuk bumi yang merupakan bagian dari program yang diluncurkan PT Agincourt Resources. Ada sebanyak 2,5 ton sampah plastik berhasil diserap dan dimanfaatkan kembali," ungkap Altur Tambun.

Dia menjelaskan, 10.000 ecobrick tersebut akan dimanfaatkan untuk membangun taman di area Sopo Daganak, Batang Toru, serta sebagai penanda visual (signage) Martabe Cocoa dan Martabe Farm.

"Tepat pada hari ini, dilaksanakan secara simbolis Peresmian Taman Ecobrick di area Sopo Daganak, Batang Toru," ucapnya.

Program ini, kata dia, Bank Sampah Yamantab berperan sebagai tim teknis pelaksana yang bertanggung jawab penuh atas kegiatan sosialisasi, penyerapan ecobrick, serta pencapaian target 10.000 botol. Sementara itu, PTAR memberikan dukungan penuh berupa dana, pendampingan intensif, serta sosialisasi untuk memotivasi masyarakat agar berpartisipasi secara aktif.

"Program ecobrick tidak sekadar menekankan aspek pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat. Dari yang semula membuang sampah plastik rumah tangga, masyarakat kini terdorong untuk menyimpan, mengolah, dan mengubahnya menjadi ecobrick," katanya.

Dia menegaskan, program ecobrick ini adalah langkah penting dalam menumbuhkan kepedulian kolektif terhadap masalah sampah plastik di tengah masyarakat terutama di sekitar lingkar tambang.

Melalui program ini, PTAR bersama Bank Sampah Yamantab dan bank sampah lokal menghadirkan solusi dalam mengurangi sampah plastik bernilai rendah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi dan lingkungan yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar tambang.

Pengelolaan sampah juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan tas, pot bunga, gantungan kunci. Dan untuk ecobrick, dapat menciptakan keindahan pada taman (penanda visual) di Martabe Cocoa dan Martabe Farm.

Editor
: Amir Hamzah Harahap
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru