Dispusip Sumut Supervisi ke Perpustakaan Masjid Jami Kubahsentang

Jadi Obyek Supervisi Perpustakaan Nasional
El-Khair - Kamis, 18 Juli 2024 00:35 WIB
Dispusip Sumut Supervisi ke Perpustakaan Masjid Jami Kubahsentang
dok.analisamedan.com
KUNJUNGAN SUPERVISI : Tim Dispusip Sumut melakukan kunjungan supervisi ke perpustakaan masjid Jami Desa Kubahsentang, yang dipilih mewakili Sumut sebagai obyek supervisi perpustakaan nasional kategori perpustakaan khusuS rumah ibadah.

analisamedan.com - Tim Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan supervisi ke perpustakaan masjid Jami, di Dusun II, Desa Kubahsentang, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, Rabu (17/7).

Tim Supervisi dipimpin Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Hilaluddin Nasution didampingi anggota turut dihadiri Kabid Pembinaan Dinpusip Deliserdang Lukman Nul Hakim dan Kepala Desa Kubahsentang Ihwan Hidayat.

Hilaluddin menjelaskan, kedatangan tim supervisi dalam rangka pembinaan terkait pengelolaan perpustakaan khusus berbasis masjid (rumah ibadah) agar managemennya baik sehingga lebih maju dan dapat meningkatkan literasi bagi masyarakat khususnya minat baca.

"Tujuannya hari ini untuk pembinaan. Apa lagi perpustakaan berbasis rumah ibadah ini masih minim sehingga bisa mendukung peningkatan literasi khususnya minat baca masyarakat," jelasnya.

Hilaluddin juga menjelaskan, supervisi yang mereka lakukan untuk penguatan karena perpustakaan masjid Jami Kubahsentang menjadi salah satu obyek yang akan dikunjungi tim supervisi dari perpustakan nasional.

Pihaknya mengapresiasi keberadaa perpustakaan masjid Jami Kubahsentang yang berinovasi mengembangkannya berbasis masjid dan kearifan lokal masyarakat setempat. Meski diakuinya masih banyak kekurangan, namun untuk kategori perpustakaan khusus rumah ibadah terbilang sudah bagus.

"Untuk perpustakaan khusus rumah ibadah ini sudah bagus. Karena itu kami datang untuk pembinaannya. Besar kemungkinan tim supersvisi dari perpustakaan nasional akan datang sekira Agustus atau September (2024) nanti," terangnya.

Ditambahkan anggota tim supervisi lainnya Hairani Lubis, pihak pengelola diharapkan bisa membenahi administrasi dan khazanah buku serta menyediakan fasilitas pendukung seperti, meja belajar dan lainnya yang mendukung kenyamanan pengunjungnya.

"Nanti dibenahi adminsitrasinya. SK pengelola, daftar hadir pengunjung, fasilitas rak kecil, tata letaknya dan lain-lainnya," paparnya.

Editor
: Sugiatmo
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru