Dua Minggu Tanjung Pura Masih Banjir, FORMASSU Soroti APBD dan Desak Normalisasi Sungai
FORMASSU juga menyoroti minimnya perhatian terhadap mitigasi bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2025. Hingga kini, tidak terdapat publikasi yang jelas dan transparan terkait alokasi anggaran normalisasi sungai, khususnya Sungai Wampu, Batang Serangan, dan sungai-sungai mati di kawasan Tanjung Pura.
"Kalau anggaran normalisasi sungai memang ada, tentu dipublikasikan dan dibanggakan. Faktanya, sampai hari ini kita tidak melihat itu di APBD 2025. Ini patut dipertanyakan," ujar Ariffani.
FORMASSU menilai, kondisi banjir yang berulang dan berkepanjangan telah bergeser dari bencana alam menjadi bencana kemanusiaan. Menurut mereka, ada unsur kelalaian kebijakan dan pembiayaan yang menyebabkan masyarakat terus menanggung dampak banjir.
"Kami menyebut ini bencana kemanusiaan karena ada kegagalan pembiayaan dan mitigasi. Negara absen, sementara rakyat terus menderita," kata Ariffani, putra asli Langkat.
15 Tahun Ummu Rahmah, Menuntun Umat Lewat Cinta Alquran
DPRD Medan Minta Pemko Maksimalkan Normalisasi Sungai
Menembus Hutan Asri Pamah Semelir: Sensasi Perjalanan dari Langkat ke Tanah Karo
Rumah Zakat Salurkan Paket Sembako di Desa Benteng, Tapanuli Selatan
Bantuan Banjir Tak Tepat Sasaran! Warga Geruduk Kantor Desa di Sidimpuan. APH Diminta Panggil Kades dan Perangkat Desa