Jamiluddin: Pembangunan Deli Serdang Mulai Menjangkau Wilayah Pedalaman, Akses ke Desa Buluh Awar dan Sala Bulan Makin Lancar

Gustan Pasaribu - Jumat, 28 Agustus 2026 17:53 WIB
Jamiluddin: Pembangunan Deli Serdang Mulai Menjangkau Wilayah Pedalaman, Akses ke Desa Buluh Awar dan Sala Bulan Makin Lancar
analisamedan.com/gustanpasaribu
Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Dr. Jamiluddin Marpaung, M.A di Jalan Deleng Tinjau yang sedang mengalami pelebaran menuju Desa Buluh Awar Kecamatan Sibolangit Deli Serdang

analisamedan.com — Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Deli Serdang pada masa kepemimpinan Bupati dr. H. Asri Ludin Tambunan dinilai mulai menjangkau wilayah pedalaman dan terpencil. Salah satu dampaknya terlihat dari semakin terbukanya akses transportasi menuju sejumlah desa di Kecamatan Sibolangit yang sebelumnya relatif sulit dijangkau.

Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Dr. Jamiluddin Marpaung, M.A., menyampaikan penilaian tersebut setelah melakukan monitoring ke sejumlah sekolah dasar di kawasan pedalaman Kecamatan Sibolangit. Menurutnya, peningkatan kualitas jalan memberikan dampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, termasuk mempermudah akses menuju satuan pendidikan yang berada jauh dari pusat kecamatan.

"Saya terkejut ketika masuk ke kawasan Desa Buluh Awar dan Desa Sala Bulan Kecamatan Sibolangit. Desa yang masuk melalui jalur hutan sepanjang sekitar 5.000 meter Jalan Deleng Tinjau menuju desa sudah mulus diaspal hotmix, bahkan saat ini sedang dilakukan peningkatan dan pelebaran," ujar Jamiluddin, Jumat (28/6/2026).

Jamiluddin mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan atau pusat pemerintahan, tetapi mulai menyentuh wilayah yang secara geografis memiliki tantangan lebih besar. Meskipun berada di kawasan pedalaman dan kawasan Bukit Barisan, akses menuju SD Negeri Sala Bulan dan SD Negeri Durin Sibabi kini dinilai jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya.

Menurut Jamiluddin, pembangunan jalan memiliki arti strategis bagi masyarakat pedalaman karena tidak hanya memperlancar perjalanan warga, tetapi juga membuka akses terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi kebutuhan pokok serta aktivitas ekonomi masyarakat. "Ketika jalan sudah bagus, sekolah lebih mudah dijangkau guru dan siswa, hasil pertanian lebih mudah dibawa keluar dan masyarakat juga lebih cepat mendapatkan pelayanan pemerintah," katanya.

Upaya peningkatan infrastruktur jalan tersebut sejalan dengan arah pembangunan Deli Serdang yang menempatkan peningkatan kualitas jalan dan jembatan sebagai salah satu bagian penting penyediaan infrastruktur daerah. Kebijakan pembangunan infrastruktur juga mencakup irigasi, air bersih, perumahan dan layanan transportasi darat.

Jamiluddin berharap pembangunan konektivitas tersebut terus dilanjutkan hingga seluruh wilayah pedalaman Deli Serdang, termasuk kawasan yang selama ini sulit dijangkau. Menurutnya, pemerataan infrastruktur harus diikuti dengan peningkatan kualitas layanan pendidikan, kesehatan dan ekonomi masyarakat.

"Jalan yang sudah bagus harus menjadi pintu masuk bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan sampai aksesnya sudah terbuka, tetapi fasilitas dan pelayanan dasarnya tertinggal. Karena itu, pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia," pungkasnya.

Sebelumnya , Pemkab Deli Serdang dalam tahun 2026 ini juga mendorong percepatan penanganan infrastruktur jalan melalui program Jalan Mulus Deli Serdang 24 Jam (Jam Desa 24 Jam) yang terintegrasi dengan Call Center 112. Program tersebut diarahkan agar laporan mengenai jalan rusak atau membahayakan dapat segera mendapat penanganan awal oleh perangkat daerah terkait. Selain itu, Bupati Asri Ludin Tambunan dalam sejumlah peninjauan menegaskan pentingnya pembangunan dan peningkatan jalan yang memiliki dampak langsung terhadap mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Editor
: Gustan Pasaribu
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Komentar
Berita Terbaru